FENOMENA DOPAMINE DETOX DALAM KEHIDUPAN DIGITAL MAHASISWA KOTA BANDUNG

Fauziah, Rahma (2026) FENOMENA DOPAMINE DETOX DALAM KEHIDUPAN DIGITAL MAHASISWA KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (359kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (198kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas penggunaan teknologi digital di kalangan mahasiswa, di mana media sosial, aplikasi komunikasi, serta berbagai platform hiburan digital telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa mengalami paparan berkelanjutan terhadap berbagai stimulus digital instan, seperti notifikasi, arus informasi cepat, dan interaksi media sosial, yang berpotensi menimbulkan distraksi, menurunkan konsentrasi, serta memengaruhi kemampuan pengelolaan waktu. Fenomena tersebut mendorong munculnya praktik dopamine detox sebagai salah satu bentuk pengendalian diri dalam menghadapi dinamika kehidupan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif mahasiswa dalam menggunakan media digital sekaligus memilih praktik dopamine detox, menggambarkan tindakan sosial mahasiswa dalam menjalankan dopamine detox, menganalisis makna yang terbentuk dari praktik tersebut, serta memahami konstruksi realitas sosial mahasiswa mengenai pengendalian diri digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Kota Bandung sebagai informan utama, serta didukung oleh informan ahli guna memperkuat analisis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik dopamine detox dilakukan sebagai respons atas pengalaman kelelahan digital, penggunaan media sosial secara berlebihan, penurunan fokus, serta tekanan psikologis yang muncul dalam kehidupan digital sehari-hari. Tindakan tersebut diwujudkan melalui pembatasan penggunaan media sosial, pengurangan notifikasi, penerapan mindfulness, serta keterlibatan dalam aktivitas alternatif yang lebih produktif dan bermakna. Praktik dopamine detox dimaknai sebagai proses reflektif untuk memperoleh kembali kontrol diri, meningkatkan fokus, menjaga kesehatan mental, serta membangun pola hubungan yang lebih seimbang dengan teknologi digital. Selain sebagai pengalaman subjektif individual, praktik ini juga berkontribusi dalam membentuk kesadaran kolektif mahasiswa bahwa pengendalian diri digital merupakan kebutuhan sosial yang relevan di tengah intensitas penggunaan teknologi modern. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dopamine detox tidak sekadar dipahami sebagai tren digital, melainkan sebagai bentuk kesadaran reflektif mahasiswa dalam menciptakan kehidupan digital yang lebih sehat, terarah, dan bermakna. Kata kunci : Dopamine Detox, Kehidupan Digital, Mahasiswa, Fenomenologi, Pengendalian Diri

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 08 May 2026 06:28
Last Modified: 08 May 2026 06:28
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83102

Actions (login required)

View Item View Item