ANALISIS WACANA KRITIS DIALECTICAL RELATIONAL APPROACH NORMAN FAIRCLOUGH PADA SINIAR MALAKA PROJECT EPISODE: “SALAH KAPRAH MEMAHAMI KEBUDAYAAN” SEBAGAI BAHAN AJAR MENULIS STRUKTUR TEKS ARGUMENTASI KELAS XI

Rais Ginaya Keisya, 215030006 (2026) ANALISIS WACANA KRITIS DIALECTICAL RELATIONAL APPROACH NORMAN FAIRCLOUGH PADA SINIAR MALAKA PROJECT EPISODE: “SALAH KAPRAH MEMAHAMI KEBUDAYAAN” SEBAGAI BAHAN AJAR MENULIS STRUKTUR TEKS ARGUMENTASI KELAS XI. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (322kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (298kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (220kB) | Preview
Official URL: https://fkip.unpas.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena saat ini yang menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks argumentasi berdasarkan struktur peserta didik masih tergolong rendah. Dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia, kemampuan menulis teks argumentasi menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai oleh peserta didik, sebab kemampuan ini melatih berpikir kritis, menyampaikan pendapat secara logis, serta menguatkan kemampuan bernalar. Namun, kenyataannya, sebagian besar peserta didik masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan gagasan, menyusun argumen yang logis, serta menyesuaikan struktur penulisan dengan kaidah teks argumentasi yang baik. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan bahan ajar yang relevan, kontekstual, dan dekat dengan realitas sosial peserta didik agar proses pembelajaran menulis menjadi lebih bermakna dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Siniar Malaka Project pada episode “Salah Kaprah Memahami Kebudayaan” sebagai bahan ajar menulis struktur teks argumentasi kelas XI. Siniar dipilih karena bentuknya yang komunikatif, aktual, serta mengandung wacana sosial yang kritis terhadap fenomena kebudayaan. Selain itu, penggunaan siniar sebagai sumber bahan ajar diharapkan dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik, mengingat media digital kini sangat dekat dengan kehidupan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis Norman Fairclough. Pendekatan ini digunakan untuk mengungkap makna yang tersembunyi dalam praktik kebahasaan dan melihat keterkaitannya dengan struktur sosial yang lebih luas. Analisis dilakukan melalui tiga elemen utama, yaitu teks, praktik wacana, serta praktik sosial. Pada elemen teks, ditemukan 41 percakapan yang memuat aspek pemilihan kata (diksi), struktur kalimat, dan gaya bahasa yang membentuk argumentasi dan pandangan terhadap konsep kebudayaan. Pada elemen praktik wacana, terdapat 10 percakapan yang menunjukkan proses produksi, distribusi, dan konsumsi wacana yang mencerminkan bagaimana pesan disusun, disebarluaskan, dan diterima oleh masyarakat. Sementara itu, pada elemen praktik sosial, ditemukan 5 konteks sosial, 3 relasi kuasa, dan 4 ideologi yang membentuk dan memengaruhi praktik diskursif yang muncul dalam siniar tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh hasil temuan (100%) dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar menulis struktur teks argumentasi. Materi ajar disusun dalam bentuk aktivitas pembelajaran di mana peserta didik menyimak potongan siniar Malaka Project episode “Salah Kaprah Memahami Kebudayaan”, kemudian menulis teks argumentasi berdasarkan struktur yang meliputi pendahuluan, tubuh argumen (isi), dan kesimpulan. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya belajar menulis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif terhadap isu kebudayaan. Hasil validasi oleh dua validator terhadap bahan ajar yang dikembangkan menunjukkan skor ratarata keseluruhan sebesar 76, dilihat dari aspek kelayakan isi, penyajian, penggunaan bahasa, dan kegrafikan. Skor tersebut menandakan bahwa bahan ajar menulis struktur teks argumentasi layak digunakan untuk peserta didik fase F kelas XI. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia yang inovatif, berbasis wacana sosial, serta mampu membangun kesadaran kritis peserta didik terhadap isuisu kebudayaan di lingkungan sekitarnya. Kata kunci: Analisis wacana kritis, Norman Fairclough, Siniar, Teks Argumentasi

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Bahasa Indonesia 2025
Depositing User: E. Nurhayati Djaroni
Date Deposited: 07 May 2026 04:45
Last Modified: 07 May 2026 04:45
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83065

Actions (login required)

View Item View Item