AUDIT KOMUNIKASI DALAM PEMBENTUKAN SISTEM SOSIAL PEMILAHAN SAMPAH DI KELURAHAN MENGGER

Syahrani, Aura Putri (2026) AUDIT KOMUNIKASI DALAM PEMBENTUKAN SISTEM SOSIAL PEMILAHAN SAMPAH DI KELURAHAN MENGGER. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (408kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (580kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul, ”Audit Komunikasi dalam Pembentukan Sistem Sosial Pemilahan Sampah di Kelurahan Mengger (Studi Deskriptif Kualitatif Pembentukan Sistem Sosial pada Proses Sosialisasi Pemilahan Sampah di Kelurahan Mengger Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung)”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis atau mengaudit proses komunikasi dalam sosialisasi pemilahan sampah di Kelurahan Mengger dengan indikator- indikator audit komunikasi oleh Hargie & Tourish, yaitu indikator pesan, saluran komunikasi, arus informasi, serta indikator koordinasi dan evaluasi yang selanjutnya akan membentuk sistem sosial pemilahan sampah di Kelurahan Mengger. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam ini melalui studi kepustakaan, observasi dan wawancara mendalam bersama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator pesan yang disampaikan penyuluh kepada warga sudah konsisten, yakni menginformasikan jenis-jenis sampah, pentingnya memilah sampah, serta manfaat mengolah sampah. Saluran komunikasi yang digunakan yaitu media digital seperti Instagram dan WhatsApp, serta komunikasi secara langsung melalui pendekatan door to door dan pertemuan warga. Arus informasi dilakukan secara berjenjang dan dibentuk secara kewilayahan, dimulai dari Dinas Lingkungan Hidup – Kecamatan – Kelurahan – RW/RT – Pengelola Rumah Maggot – Warga. Pembagian peran dan tugas disesuaikan dengan fungsi dari aktor-aktor yang terlibat. Koordinasi dan evaluasi dilakukan guna meninjau dan memperbaiki proses sosialisasi pemilahan sampah yang telah dijalankan. Dalam pelaksanaannya, pelaksanaan sosialisasi pemilahan sampah ini belum optimal. Hal ini dipengaruhi oleh konsistensi pelaksanaan sosialisasi serta pendekatan komunikasi yang harus disesuaikan dengan warga. Sehingga diperlukan penguatan komunikasi yang berkelanjutan untuk dapat mengoptimalisasi program pemilahan sampah dan menjadikan memilah sampah sebagai kebiasaan warga. Proses komunikasi yang dilakukan sudah membentuk sistem sosial pemilahan sampah melalui adanya jaringan komunikasi yang terstruktur, peran aktor, aturan, serta upaya untuk membentuk kebiasaan warga memilah sampah. Namun, sistem sosial tersebut belum sepenuhnya kuat dikarenakan faktor komunikasi yang belum optimal, sehingga diperlukan penguatan komunikasi yang berkelanjutan untuk membuat program ini berjalan lebih optimal. Kata Kunci: Audit Komunikasi, Pemilahan Sampah, Sistem Sosial, Sosialisasi

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 04 May 2026 04:45
Last Modified: 04 May 2026 04:45
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82922

Actions (login required)

View Item View Item