USULAN PERBAIKAN KUALITAS PROSES PRODUKSI KABEL DENGAN FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) (STUDI KASUS: TEST RESULT PRODUCT POWER SUPPLY CORD PT. EWINDO BANDUNG)

MITA NOVIANI, 143010225 and Putri Mety Zalynda, DS and Arumsari Harjadi, ds (2019) USULAN PERBAIKAN KUALITAS PROSES PRODUKSI KABEL DENGAN FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS) (STUDI KASUS: TEST RESULT PRODUCT POWER SUPPLY CORD PT. EWINDO BANDUNG). Skripsi(S1) thesis, Fakultas Teknik Unpas.

[img]
Preview
Text
Mita Noviani_143010225_Teknik Industri.pdf

Download (721kB) | Preview
Official URL: http:/www.teknik.unpas.ac.id

Abstract

PT. Electric Wire Indonesia atau lebih dikenal dengan PT. EWINDO (persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dengan produk yang dihasilkan, yaitu Kabel Elektrik & Kabel Otomotif, Power Supply Cord, dan Kawat Pengaman. Saat ini PT. EWINDO sedang menghadapi permasalahan kualitas. Kegagalan terhadap fungsi terlihat pada saat uji fungsional tes produk power supply cord. Saat ini perbaikan yang dilakukan perusahaan hanya melakukan perbaikan ulang produk dan pemeriksaan ditahap manufakturing, tanpa mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegagalan suatu produk sehingga dikemudian hari dapat terulang kembali kegagalan yang sama. Oleh sebab itu, diperlukan suatu rencana perbaikan berkelanjutan. Jenis kegagalan fungsional pada power supply cord terjadi akibat beberapa modus kegagalan proses sehingga dilakukan perbaikan proses dengan merancang ulang proses. Perlu diketahui faktor prioritas perbaikan terhadap kegagalan proses dengan menggunakan analisis FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk menghilangkan potensial kegagalan. Didalam melakukan perbaikan kualitas, dilihat dari perhitungan nilai RPN (Risk Priority Number). Nilai RPN didasarkan kepada faktor severity, occurance, detection. Diketahui nilai RPN Wall thickness sebesar 360, Injection rate 280, kerapihan hasil crimping 160, holding pressure 140, stripper 120. Rancangan ulang proses produksi dapat mengurangi nilai RPN dari setiap modus kegagalan berupa penambahan proses pembersihan cavity, penambahan waktu untuk injection rate, pembersihan selang hidrolik, penambahan waktu tahan pada holding pressure, penggantian pegas untuk stripper. Perbaikan menghasilkan nilai estimasi berdasarkan pendapat para ahli. Perbaikan secara berkelanjutan dilakukan dengan melihat faktor mana saja yang belum diteliti. Kata kunci : Quality Improvement, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), prinsip 5W+1H, reliability

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri 2018
Depositing User: Ms sri -
Date Deposited: 27 Feb 2019 02:09
Last Modified: 27 Feb 2019 02:09
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/40876

Actions (login required)

View Item View Item