STRATEGI DAN RENCANA AKSI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA

YUSUP KURNIA, NPM. 128312020 (2016) STRATEGI DAN RENCANA AKSI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA. Thesis(S2) thesis, UNPAS.

[img] Text
ABSTRAK.docx

Download (15kB)
[img] Text
BAB I (Rev, 22 April 2015).doc

Download (82kB)
[img] Text
BAB II (Rev, 22 April 2015).doc

Download (376kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (Rev, 22 April 2015).doc

Download (54kB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data dari Diskoperindag Kabupaten Tasikmalaya diketahui bahwa pertumbuhan Industri Kecil dan Menengah dari tahun ke tahun cenderung menurun. Hal terlihat dari jumlah unit usaha pada tahun 2013 yang mengalami penurunan sebesar 0,2 persen dari tahun sebelumnya. Permasalahan tersebut diatas diduga disebabkan Industri Kecil dan Menengah belum mengetahui apa saja yang seharusnya menjadi skala prioritas dalam menjalankan kegiatannya dalam upaya pengembangan usahanya, sehingga kurang tepat dalam menentukan dan memilih strategi yang baik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor yang paling prioritas dalam meningkatkan pertumbuhan industri kecil dan menengah, menentukan strategi dan menentukan rencana aksi pengembangan industri kecil dan menengah di Kabupaten Tasikmalaya. Penentuan prioritas strategi pengembangan Industri Kecil dan Menengah terhadap kriteria-kriteria dan alternatif-alternatif yang ada dilakukan dengan model penilaian yang bersifat kuantitatif. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dan analisis SWOT. Populasi adalah Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 12.930 unit usaha, sedangkan sampel penulis tentukan sebanyak 5 pemilik usaha Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Tasikmalaya, serta pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner. Hasil penelitian menunjukan, bahwa SDM merupakan prioritas utama dalam strategi pengembangan Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Tasikmalaya dengan bobot prioritas sebesar 0.410643466 atau 41.06 %. Strategi yang terbaik yaitu strategi kelemahan dan peluang untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan SDM. Aksi dari strategi SDM yang diterapkan diantaranya adalah menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi industri kecil dan menengah di Kabupaten Tasikmalaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, baik aparat birokrasi maupun pelaku industri kecil dan menengah di Kabupaten Tasikmalaya, memberdayakan kelembagaan pelaku industri kecil dan menengah di Kabupaten Tasikmalaya, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produk unggulan daerah Kabupaten Tasikmalaya. ABSTRACT Based on data from Tasikmalaya District Diskoperindag known that the growth of Small and Medium Enterprises from year to year tends to decrease. It can be seen from the number of business units in 2013 which decreased by 0.2 percent from the previous year. The above issues may be related to Small and Medium Industries not know what should be the priority in carrying out its activities in the development of their business, so it is less precise in determining and selecting a good strategy. The purpose of this study was to determine the factor that most priority in promoting the growth of small and medium industries, determine strategies and determine the action plan of the development of small and medium industries in Tasikmalaya district. Prioritization of the development strategy of Small and Medium Enterprises of the criteria and alternatives exist done with quantitative assessment model. The method used is Analytical Hierarchy Process (AHP) and SWOT analysis. Population is the Small and Medium Industries in Tasikmalaya District, amounting to 12 930 business units, while samples authors define as many as 5 business owner of Small and Medium Enterprises in Tasikmalaya District, as well as data collection is done through questionnaires. The results showed, that human resources is a top priority in the development strategy of Small and Medium Industries in Tasikmalaya district with priority weight of 0.410643466, or 41.06 %. The best strategy is a strategy of weakness and opportunities to enhance the capabilities and skills of human resources. The action of the HR strategy is applied include creating a business climate that is conducive to small and medium industries in Tasikmalaya district, improving the quality of human resources through education and training, both bureaucracy and the small and medium industry in Tasikmalaya District, institutional empower small industry players and intermediate in Tasikmalaya District, as well as improve the quality and quantity of excellent products Tasikmalaya regency.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: S2-Thesis
Divisions: Pascasarjana > S2-Teknik Industri 2016
Depositing User: asep suryana
Date Deposited: 07 Jun 2016 03:20
Last Modified: 07 Jun 2016 03:20
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/3848

Actions (login required)

View Item View Item