PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KOTA BANJAR

LATIFAH ADNANI, SH., M.SI., NIDN. 04.261059.01 (2017) PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KOTA BANJAR. WIRAUSAHA Jurnal Bisnis, 11 (1). pp. 1094-1104. ISSN 163-234X

[img]
Preview
Image
img046.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img047.jpg

Download (2MB) | Preview
[img] Text
ABSTRAK SATU PINTU.docx

Download (18kB)
[img]
Preview
Image
img050.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img048.jpg

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img049.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img053.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img054.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img056.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img055.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img051.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img052.jpg

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img060.jpg

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Image
img057.jpg

Download (1MB) | Preview

Abstract

Posisi kota Banjar yang strategis sebagai pintu gerbang Jawa barat di sebelah selatan berbatasan dengan jawa tengah serta berada pada lintas selatan yang menghubungkan Jakarta – Bandung – Banjar dan kota kota besar di jawa Tengah dan jawa Timur , merupakan kondisi yang harus dimanfaatkan secara optimal yaitu Kota Banjar harus berupaya menjadi kota transit yang dapat mendorong kota Banjar sebagai kota Perdagangan , jasa dan Industri. Kegiatan perekonomian kota Banjar saat ini adalah kegiatan ekonomi yang berbasis pertanian seperti perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan. Kegiatan ekonomi tersebut kedepan bias dikembangkan sebagai potensi ekonomi yang sangat potensial. Sebagai agropolitan ,kegiatan perekonomian kota Banjar berpeluang dikembangkan lebih luas kebidang bisnis berbasis pertanian (agrobisnis ), seperti agroindustri , jasa-jasa pertanian , agrowisata serta koleksi dan distribusi produk – produk pertanian. Pengembangan kegiatan pertanian sebagai basis ekonomi dapat menjadikan kota Banjar menjadi pusat ekonomi wilayah Priangan Timur dengan tetap mempertahankan kultur gotong royong dan partisipasi masyarakat, disisi lain dapat memodernkan diri namun tetap memelihara keasrian dan keseimbangan ekosistem. Sebagai upaya untuk menunjang rencana pengembangan ekonomi kota Banjar yang memadukan unsure kondisi local dengan perkembangan ekonomi modern, maka pemerintah perlu melakukan langkah-langkah kongkrit dalam menunjang kemajuan perekonomian tersebut. Makalangkah pelayanan dan pemberian fasilitas yang dapat mendorong iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi agar semakin bergairah yaitu dengan memberikan pelayanan sector perizinan usaha secara terpadu sangatlah diperlukan. Supaya pelaku ekonomi tidak kesulitan dalam mengembangkan usahanya karena mendapatkan kepastian hokum dalam bentuk legal formal izin usaha. Hal ini berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat , serta bagi pemerintah akan lebih memacu Pendapatan Asli Daerah. Untuk menindak lanjuti hal tersebut di atas yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi yang menselaraskan perekonomian yang memiliki karakteristik local dengan perkembangan ekonomi global, maka salah satu langkah pemerintah yaitu meningkatkan pelayanan bagi pelaku usaha dengan memberikan pelayanan perizinan usaha secara terpadu dalam satu pintu. Agar aparat dan pelaku usaha memahami teknis pelaksanaannya, maka Walikota perlu membentuk Peraturan Walikota tentang Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Atap. Kata Kunci :Perkembangan ekonomi – Pelayanan Perizinan

Item Type: Article
Subjects: JOURNAL
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Niaga 2017
Depositing User: mr yogi -
Date Deposited: 15 Nov 2017 04:05
Last Modified: 15 Nov 2017 04:21
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/31853

Actions (login required)

View Item View Item