Analisis Pengaruh Penerapan Manajemen Kualitas Dan Komitmen Organisasi Terhadap Manajemen Rantai Pasok Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Perusahaan Di Perum BULOG Divisi Regional Jawa Barat.

RUDI HARIYANTO, 103010053 and Edi Gunadi, DS and ERWIN MAULANA PRIBADI, DS (2016) Analisis Pengaruh Penerapan Manajemen Kualitas Dan Komitmen Organisasi Terhadap Manajemen Rantai Pasok Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Perusahaan Di Perum BULOG Divisi Regional Jawa Barat. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Teknik Unpas.

[img]
Preview
Text
COVER TA.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1 Rudi.pdf

Download (238kB) | Preview
Official URL: http://teknik.unpas.ac.id

Abstract

Perum Bulog, sebagai salah satu perusahaan BUMN memegang peranan penting dalam mengelola stabilitas ketahanan komoditas pangan strategis di indonesia, khususnya komoditas beras. Komoditas pangan strategis adalah berbagai jenis komoditas atau produk yang dibutuhkan seluruh kalangan masyarakat di Indonesia yang dianggap penting oleh Pemerintah Indonesia, seperti : beras, Tepung, Jagung, Kedelai, Gula Pasir, Minyak Goreng, dan Daging Sapi. Sehingga stabilitas keberadaannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau disingkat Perum Bulog adalah sebuah lembaga pangan di Indonesia yang mengurusi tata niaga beras. Bulog dibentuk pada tanggal 10 Mei 1967 berdasarkan keputusan Presidium Kabinet Nomor 114/Kep/1967. Sejak tahun 2003, status Bulog menjadi BUMN. Amanat dan regulasi tersebut, pada pasal 45 menegaskan, pemerintah berkewajiban menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, bergizi, beragam, merata, dan terjangkau oleh daya beli masyarakat. Sedangkan pasal 47, ditegaskan, guna mewujudkan cadangan pangan nasional , pemerintah berupaya : (a) mengembangkan, membina, dan atau membantu penyelenggaraan cadangan pangan masyarakat, (b) mengembangkan, menunjang, dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi koperasi dan swasta dalam mewujudkan cadangan pangan setempat dan atau nasional. Namun realitas yang dialami ternyata pemerintah masih belum mampu memenuhi amanah undang-undang tersebut, karena masih tidak amannya ketersediaan pangan, Perum Bulog sering terjadi kekosongan stok yakni periode November-Desember 2014 dan Januari 2015. Akibatnya harga beras menjadi semakin mahal membuat warga di Kabupaten Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat yang merupakan daerah penghasil beras Nasional menjadi kesulitan mendapatkan beras kualitas yang layak. Berangkat dari latar belakang masalah yang dikemukakan diatas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut, Bagaimana pengaruh manajemen kualitas dan komitmen organisasi dan manajemen rantai pasok serta kinerja perusahaan pada Perum Bulog di Jawa Barat ?, Seberapa besar pengaruh manajemen kualitas dan komitmen organisasi terhadap manajemen rantai pasok baik secara parsial maupun simultan pada Perum Bulog di Jawa Barat ?, Seberapa besar pengaruh manajemen kualitas dan komitmen organisasi terhadap kinerja perusahaan baik secara parsial maupun simultan pada Perum Bulog di Jawa Barat ?, Seberapa besar pengaruh manajemen rantai pasok terhadap kinerja perusahaan baik secara parsial maupun simultan pada Perum Bulog di Jawa Barat ? Dalam penelitian ini, analisa verifikatif yang digunakan adalah statistik Structural Equation Model (SEM). Analisis SEM merupakan teknik analisis data multivariat yang memadukan analisa jalur dengan analisa faktor. Secara keseluruhan, variabel Komitmen Organisasi (ξ1 ) dan Manajemen Kualitas (ξ2 ) berpengaruh secara simultan terhadap variabel Manajemen Rantai

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri 2016
Depositing User: Irwan Kustiawan
Date Deposited: 27 Sep 2016 21:23
Last Modified: 27 Sep 2016 21:23
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/13115

Actions (login required)

View Item View Item