PENEGAKAN HUKUM TERHADAP RUMAH SAKIT YANG TERLIBAT TINDAK PIDANA PEMBUANGAN LIMBAH MEDIS B3 DIHUBUNGKAN DENGAN UU NO. 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN UU NO. 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT

Putri Rahayu, 151000195 (2019) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP RUMAH SAKIT YANG TERLIBAT TINDAK PIDANA PEMBUANGAN LIMBAH MEDIS B3 DIHUBUNGKAN DENGAN UU NO. 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN UU NO. 44 TAHUN 2009 TENTANG RUMAH SAKIT. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Hukum Unpas.

[img]
Preview
Text
I. BAB 2.pdf

Download (419kB) | Preview
[img] Text
K. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] Text
J. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[img] Text
L. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (104kB)
[img]
Preview
Text
M. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. DAFTAR ISI.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB 1.pdf

Download (238kB) | Preview

Abstract

Masalah pembuangan limbah medis B3 pada media lingkungan hidup merupakan kasus yang sangat serius dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan dan warga sektarnya. Oleh sebab itu, kasus ini harus ditindak lebih lanjut oleh para penegak hukum. Permasalahan dalam hal ini adalah faktor-faktor apakah yang melatar belakangi rumah sakit tidak melakukan pengelolaan limbah medis pada instansi pengelolaan limbahnya dan bagaimana penegakan hukum terhadap rumah sakit yang terlibat tindak pidana pembuangan limbah medis B3 dihubungkan dengan UU No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penulisan yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Metode dan teknik pengumpulan data dalam penulisan dilakukan dengan studi kepustakaan, wawancara dan penelitian langsung pada instansi terkait. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Faktor yang melatar belakangi rumah sakit tidak melakukan pengelolaan limbah pada instansi miliknya dan membuangnya pada media lingkungan hidup adalah kurangnya peralatan pengelolaan limbah, biaya pengelolaan dan pemeliharaan alat insinerator mahal, jumlah limbah medis yang dihasilkan setiap hari meningkat, pihak rumah sakit tidak mengetahui perjalanan limbah medis B3 setelah diserahkan pada pihak ketiga, manajemen sanitasi rumah sakit yang belum menjadi prioritas utama, belum diterapkanya peraturan, landasan dan kebijakan rumah sakit terkait pengelolaan limbah medis B3 dan minimnya tenaga pengelolaan limbah medis. Rumah sakit yang terbukti melakukan tindak pidana pembuangan limbah medis pada media lingkungan secara langsung dapat dikenakan sanksi dalam pasal 103 dan 104 UU No. 32 tahun 2009 tantang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kata kunci: Rumah Sakit, Limbah Medis, B3 dan Lingkungan Hidup

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2018
Depositing User: Lilis Atikah
Date Deposited: 05 Oct 2019 01:50
Last Modified: 05 Oct 2019 01:50
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/45340

Actions (login required)

View Item View Item