PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA DITINJAU DARI STATUS KELUARGA

IWAN BUDIMAN, NIM. 178060012 (2019) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA DITINJAU DARI STATUS KELUARGA. Thesis(S2) thesis, Perpustakaan pascasarjana.

[img] Text
JURNAL IWAN BUDIMAN 178060012.docx

Download (97kB)

Abstract

Iwan Budiman. Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis danMotivasi Belajar Siswa SMA Ditinjau dari Status Keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah dan mendeskripsikan apakah pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis, apakah pembelajaran problem solving dapat meningkatkan motivasi siswa, apakah kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran peluang kejadian majemuk yang mendapatkan model problem solving lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional, apakah motivasi belajar siswa pada pembelajaran peluang kejadian majemuk yang mendapatkan model problem solving lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional, dan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara kemampuan pemecahan masalah dengan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (Mixed Metod) tipe Embedded Design dalam hal ini faktor yang dimasukannya adalah status keluarga siswa (single parent atau keluarga lengkap). Penelitian ini dilaksanakan disalah satu SMA swasta Bandung kelas XII IPS tahun pelajaran 2018-2019 pada pokok bahasan peluang kejadian majemuk. Penelitian dilaksanakan dalam lima pertemuan. Instrumen-instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: tes kemampuan pemecahan masalah matematika, wawancara, angket motivasi belajar siswa dan observasi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ditinjau dari kelas, kemampuan pemecahan masalah di kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, tetapi motivasi belajar relatif sama. Ditinjau dari status siswa secara keseluruhan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar tidak berbeda secara signifikan, baik pada siswa single parent maupun siswa yang berasal dari keluarga lengkap.Pada kelas eksperimen kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa baik yang berasal dari keluarga single parent maupun siswa dari keluarga lengkap tidak berbeda secara signifikan. Hasil yang berbeda untuk kelas konvensional, meskipun motivasi belajar sama antara siswa keluarga lengkap dengan siswa keluarga single parent, tetapi kemampuan pemecahan masalah siswa keluarga lengkap lebih baik daripada siswa dari keluarga single parent. Terdapat korelasi negatif antara kemampuan pemecahan masalah dengan motivasi belajar siswa pada kelas problem solving, sedangkan pada kelas konvensional korelasinya positif . Kata Kunci:Pembelajaran problem solving, keluarga single parent, keluarga lengkap kemampuan pemecahan masalah matematika, dan motivasi belajar siswa.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: RESEARCH REPORT
Divisions: Pascasarjana > S2-Pendidikan Matematika 2018
Depositing User: Mrs Lusiawati
Date Deposited: 08 Mar 2019 02:25
Last Modified: 08 Mar 2019 02:25
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/41207

Actions (login required)

View Item View Item