LITERASI MEDIA DALAM PENYEBARAN INFORMASI HOAX DI MEDIA SOSIAL (Studi Fenomenologi Pengguna Instagram Pada Siswa SMA Pasundan 2 Bandung dalam Penyebaran Informasi Hoax)

DENNI DAMARA, NPM. 148080022 (2018) LITERASI MEDIA DALAM PENYEBARAN INFORMASI HOAX DI MEDIA SOSIAL (Studi Fenomenologi Pengguna Instagram Pada Siswa SMA Pasundan 2 Bandung dalam Penyebaran Informasi Hoax). Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img] Text
Jurnal Ing_DENNI DAMARA - Copy.docx

Download (33kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Literasi Media Dalam Penyebaran Informasi Hoax di Media Sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriftif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipan studi kajian pustaka dan studi dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan conclusion drawing atau verification. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh hasil, bahwa Kemampuan literasi media Siswa SMA Pasundan 2 terhadap penyebaran informasi hoax dalam penelitian ini adalah sangat rendah. Dari semua kemampuan literasi media, Siswa SMA Pasundan 2 hanya menguasai kemampuan multitasking namun masih belum menguasai kemampuan yang membutuhkan pemikiran kritis dan kecakapan interaksi sosial seperti simulation, appropriation, collective intelligence, judgment, negotiation, dan visualization. Motif siswa SMA Pasundan 2 dalam penyebaran informasi hoax adalah hanya kecenderungan ikut-ikutan orang lain, ikutan trending topik yang sedang ramai, hanya menunjukkan eksistentsi diri agar bisa dikenal orang banyak, dan tentunya hal tersebut kemudian berujung kepentingan pribadi untuk menambah pengikut di media sosial instagram. Terdapat tindakan-tindakan lain dari sebagian siswa SMA Pasundan 2 Bandung terhadap penyebaran informasi hoax bahwa dengan sikap skeptis atau hanya memilih diam, tidak ikut-ikutan orang lain jika mendapatkan informasi yang belum tentu benar, hal ini merupakan tindakan sesuai dalam meliterasi media terkait penyebaran informasi hoax. Hal-hal yang ingin peneliti rekomendasikan yaitu mengharapkan lembaga pendidikan dapat memberikan edukasi bagaimana ciri-ciri dari berita hoax dan bagaimana cara untuk menyikapi berita tersebut. Sedangkan secara personal, masyarakat juga dapat membantu meminimalisir berita hoax yakni dengan tidak mudah percaya dengan judul berita provokatif berupa tuduhan pada pihak tertentu dengan plagiasi dari sebuah akun resmi kemudian diubah kembali. Cermati kembali alamat situs dan periksa apakah berita tersebut benar atau salah. Hasil penelitian ini hendaknya memberikan porsi tambahan pengetahuan untuk edukasi dan meningkatkan pandangan kritis dan kesadaran dalam kegiatan bermedia. Hal ini dapat menjadi bahan kajian lebih lanjut dalam merumuskan strategi menuju masyarakat melek media di Indonesia.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: RESEARCH REPORT
Divisions: Pascasarjana > S2-Ilmu Komunikasi 2018
Depositing User: asep suryana
Date Deposited: 23 Feb 2018 02:29
Last Modified: 23 Feb 2018 02:29
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/33517

Actions (login required)

View Item View Item