”Kajian Tingkat Pelayanan Angkutan Umum Taksi Di Kota Bandung

Dani Laelaturohman, Alumni and Jajan Rohjan, DS and Reza Martani Surdia, Ds (2011) ”Kajian Tingkat Pelayanan Angkutan Umum Taksi Di Kota Bandung. Skripsi(S1) thesis, Fakultas Teknik Unpas.

[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (175kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (303kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB I Kerangka Metode Analisis.pdf

Download (17kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (725kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (51kB) | Preview
Official URL: http://teknik.unpas.ac.id

Abstract

Taksi adalah angkutan umum penumpang (AUP) yang bisa melayani perjalanan dari pintu ke pintu, dengan rute dan jadwal yang fleksibel, nyaman, dan mendekati fungsi kendaraan pribadi (Warpani, 1990). Pada kenyataannya pelayanan taksi yang ada di Kota Bandung saat ini dirasakan oleh penumpang dirasa belum optimal. Hal ini dikarenakan sebagian besar armada taksi yang tidak menggunakan argometer, taksi yang tidak nyaman, AC terkadang tidak berfungsi dengan baik, isi taksi terkesan tidak terawat, umur taksi yang sudah tua, penumpang yang dibawa berputar-putar, serta pengemudi taksi yang terkesan lebih lihai dalam urusan tawar-menawar harga jika dibandingkan dengan kemampuan menyetirnya. Walaupun ulah tersebut sebagian besar disebabkan oleh oknum pengemudi, tetapi pihak manajemen/perusahaan harus ikut bertanggung jawab karena tidak melakukan pengawasan secara intensif. Jika dibiarkan kondisi seperti ini dapat menurunkan tingkat kepuasan penumpang taksi di Kota Bandung. Untuk tetap mempertahankan keberlangsungan operasional taksi, maka pihak operator harus dapat mengantisipasi keluhan-keluhan yang muncul dengan mengetahui karakteristik pelayanan yang diinginkan oleh penumpang jasa taksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan studi mengenai “Kajian Tingkat Pelayanan Angkutan Umum Taksi Di Kota Bandung”, sehingga dapat menjadi masukan untuk memperbaiki kinerja angkutan umum saat ini. Sebelum mengetahui tingkat pelayanan angkutan umum taksi, terlebih dahulu akan di klasifikasikan taksi dengan menggunakan metode skala likert yang sumber data dihasilkan dari analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan selanjutnya dari hasil klasifikasi tersebut dilihat Tingkat Pelayanan Angkutan Umum Taksi Di Kota Bandung dengan mengunakan analisis Important Performance Analysis (IPA). Dari hasil klasifikasi taksi didapatkan bahwa Kategori Baik (Taksi Blue Bird, Taksi Kota Kembang, dan Taksi Gemah Ripah), Kategori Sedang (Taksi Primkopau dan Taksi Putra), dan Kategori Rendah (Taksi Bandung Metropolitan dan Taksi Centris). Perbaikan yang perlu dilakukan berdasarkan Taksi Berkategori baik dari hasil analisis IPA dan kuadran, yaitu: Lamanya waktu tunggu, dan Tingkat privasi. Sedangkan prioritas perbaikan yang didapatkan dari hasil analisis kuadran standar deviasi dari kedua variabel tersebut, yaitu Pertama adalah Tingkat privasi dan yang ke dua adalah Lamanya waktu tunggu . Perbaikan yang perlu dilakukan berdasarkan Taksi Berkategori sedang dari hasil analisis IPA dan kuadran, yaitu: Kesesuaian ongkos yang dikeluarkan dengan jarak yang ditempuh, Lamanya waktu tunggu, Kemudahan mendapatkan taksi, Keselamatan dari kecelakaan, dan Keamanan dari tindak kriminal. Sedangkan prioritas perbaikan yang didapatkan dari hasil analisis kuadran standar deviasi, yaitu Pertama adalah Keamanan Dari Kecelakaan, Lamanya Waktu Tunggu, dan ke tiga Kesesuaian Ongkos Yang Dikeluarkan Dengan Jarak Yang Ditempuh. Perbaikan yang perlu dilakukan berdasarkan Taksi Berkategori Rendah dari hasil analisis IPA dan kuadran, yaitu: Kesesuaian Ongkos Yang Dikeluarkan Dengan Jarak Yang Ditempuh, Kemudahan Mendapatkan Taksi, Keleluasaan Membawa Barang, Kondisi Ac/Sirkulasi Udara, Keleluasaan Dan Kenyamanan Tempat Duduk, Kebersihan Kendaraan, Keselamatan Dari Kecelakaan, dan Keamanan Dari Tindak Kriminal. Sedangkan prioritas perbaikan yang didapatkan dari hasil analisis kuadran standar deviasi, yaitu: pertama Keamanan dari kecelakaan, Lamanya waktu tunggu, dan ke tiga Kesesuaian ongkos yang dikeluarkan dengan jarak yang ditempuh

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Planologi 2011
Depositing User: Irwan Kustiawan
Date Deposited: 24 Nov 2017 03:33
Last Modified: 24 Nov 2017 06:25
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/32149

Actions (login required)

View Item View Item