ANALISIS PENGGUNAAN LAYOUT BY PROCESS PADA PRODUK RACK SERVER UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PRODUKSI DI PT LAKSANA KARIS INDUSTRI KECAMATAN KIARACONDONG, KOTA BANDUNG

Alya Angganingtyas Andika, 224010153 and Dr. Wasito, SE.,MSIE, Pembimbing (2026) ANALISIS PENGGUNAAN LAYOUT BY PROCESS PADA PRODUK RACK SERVER UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PRODUKSI DI PT LAKSANA KARIS INDUSTRI KECAMATAN KIARACONDONG, KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan Bandung.

[img]
Preview
Text
1. COVER DEPAN.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB I.pdf

Download (555kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. BAB II.pdf

Download (761kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB III.pdf

Download (485kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (122kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan berdasarkan adanya permasalahan yang terjadi pada penggunaan Layout by Process pada pergerakan material yang relatif panjang dalam proses produksi, ketidakseimbangan jumlah mesin antarstasiun kerja, serta indikasi pemborosan waktu yang berpotensi menurunkan efektivitas proses produksi Rack Server. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pergerakan material dalam proses produksi terhadap Cycle Time, Ketidakseimbangan Jumlah Mesin Produksi terhadap Bottleneck dan Output Produksi, Efektivitas Penggunaan Layout by Process ditinjau dari Non-Value Added (NVA) dan Idle Time, serta strategi perbaikan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan pemborosan waktu dan meningkatkan kelancaran aliran proses Produksi Rack Server di PT. Laksana Karis Industri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai data primer serta studi kepustakaan sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak perpindahan material sebesar 71 meter, dengan cycle time aktual 116 menit/unit, yang dimana melampaui rata-rata berdasarkan waktu yang tersedia sebesar 31,44 menit/unit. Kapasitas antarstasiun kerja tidak seimbang (efisiensi pemanfaatan kapasitas mesin 0,14%-20,55%), namun tidak ditemuka bottleneck karena seluruh stsiun berkapasitas diatas kebutuhan produksi (13,36unit/hari). Persentase NVA sebesar 36,21% dan idle time sebesar 3,70%, terutama pada stasiun pengelasan akibat menunggu material dari proses penekukkan. Disimpulkan bahwa Layout by Process di PT. Laksana Karis Industri belum sepenuhnya efektif dari sisi kelancaran aliran, keseimbangan kapasitas dan pemanfaatan waktu. Peneliti menyarankan penataan ulang Layout secara linear, serta melakukan evaluasi berkala terhadap alur pergerakan proses produksi, kapasitas mesin, serta NVA dan idle time. Kata Kunci: Layout by Process, Cycle time, Bottleneck, Non-Value Added, Idle Time

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen 2022
Depositing User: Mr FEB-Parid -
Date Deposited: 16 Oct 2026 12:18
Last Modified: 16 Oct 2026 12:18
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85535

Actions (login required)

View Item View Item