PENGARUH DIGITASLISASI HUMAN RESOURCESTERHADAP EMPLOYEE WELL-BEING DENGAN DIGITAL LITERACY SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PEGAWAI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Isni Nurulfajar, 234010450 and Dr. Bayu Indra Setia, SE.,MSI, Pembimbing (2026) PENGARUH DIGITASLISASI HUMAN RESOURCESTERHADAP EMPLOYEE WELL-BEING DENGAN DIGITAL LITERACY SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PEGAWAI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan Bandung.

[img]
Preview
Text
1. COVER_Isni Nurulfajar_234010450.pdf

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK_Isni Nurulfajar_234010450.pdf

Download (610kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Bab 1-3_Isni Nurulfajar_234010450.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. DAFTAR PUSTAKA_Isni Nurulfajar_234010450.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Digitalisasi Human Resources, tingkat Digital Literacy, tingkat Employee Well-Being, pengaruh Digitalisasi Human Resources terhadap Employee Well-Being, serta peran Digital Literacy sebagai variabel moderasi pada pegawai di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 86 responden yang ditentukan menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digitalisasi Human Resources, Digital Literacy, dan Employee Well-Being secara umum berada pada kategori tinggi. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa Digitalisasi Human Resources berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Well-Being dengan koefisien jalur 0,354, t-statistic 4,993, dan p-value < 0,001. Digital Literacy juga memiliki pengaruh langsung positif dan signifikan terhadap Employee Well-Being dengan koefisien 0,568, t-statistic 7,632, dan p-value < 0,001. Sementara itu, efek interaksi Digitalisasi Human Resources dan Digital Literacy terhadap Employee Well-Being menghasilkan koefisien -0,036, t-statistic 1,344, dan p-value 0,179, sehingga peran moderasinya belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan Digital Literacy pegawai belum memberikan perubahan yang berarti terhadap kuat atau lemahnya pengaruh Digitalisasi Human Resources terhadap Employee Well-Being. Digital Literacy lebih tepat dipahami sebagai kemampuan individual yang penting bagi pegawai dalam menghadapi lingkungan kerja digital dan lebih terlihat memiliki pengaruh langsung terhadap Employee Well-Being daripada sebagai variabel yang mengubah kekuatan hubungan Digitalisasi Human Resources dengan Employee Well-Being. Meskipun kemampuan digital pegawai berada pada kondisi yang baik, hal tersebut tidak secara otomatis membuat pengaruh Digitalisasi Human Resources terhadap kesejahteraan pegawai menjadi lebih kuat. Employee Well-Being juga berkaitan dengan kenyamanan psikologis, kepuasan kerja, keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi, rasa mampu dan kontrol kerja, serta dukungan rekan kerja dan organisasi. Oleh karena itu, dalam konteks perguruan tinggi, keberhasilan transformasi digital pengelolaan sumber daya manusia perlu didukung oleh kualitas sistem dan layanan yang berorientasi pada pengalaman kerja dan kesejahteraan pegawai, disertai pengembangan Digital Literacy sebagai kompetensi kerja untuk menghadapi lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi. Kata kunci: Digitalisasi Human Resources, Digital Literacy, Employee WellBeing, SEM-PLS, Perguruan Tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen 2023
Depositing User: Mr FEB-Parid -
Date Deposited: 15 Oct 2026 01:41
Last Modified: 15 Oct 2026 01:42
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85431

Actions (login required)

View Item View Item