REDIYANO (2026) KONSTRUKSI HUKUM WARIS PIDANA BAGI KELUARGA PELAKU DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA. Disertasi(S3) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
REDIYANO.pdf Download (859kB) | Preview |
Abstract
Pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia itu perlu waktu, tidak hanya melihat semata mata pada hukuman yang dijatuhkan tetapi sebetulnya ada faktor penting yang harus kita kejar dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yaitu bagaimana mengembalikan aset kejahatan, apabila kita merujuk kepada konvensi PBB yang telah kita ratifikasi dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 20061 Tentang Pengesahan united nations convention against corruption 2003 (konvensi perserikatan bangsa-bangsa anti korupsi, 2003) upaya pemberantasan korupsi tidak hanya bersifat follow the suspect, melainkan pula bersifat follow the money mengacu pada pergeseran paradigma dalam upaya pemberantasan korupsi.2 Orientasi penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia maupun yang diinginkan oleh masyarakat itu baru sebatas follow the suspect artinya apa bahwa mereka seakan-akan sudah puas dengan terpidana yang dijatuhi hukuman berat padahal tidak hanya itu, tidak ada manfaatnya bagi kita ketika terpidana itu dijatuhi hukuman berat kecuali terpidana itu menderita, tetapi bagaimana dengan uang yang sudah tersangka, terdakwa, terpidana ambil, yang sudah dicuri, yang sudah dikorupsi, seharusnya kita
| Item Type: | Thesis (Disertasi(S3)) |
|---|---|
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 01:21 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 01:21 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
