Rahman, Febi Alia (2026) PERANCANGAN ARSITEKTUR MULTI-AGENT SYSTEM PADA BENGKEL MOTOR (STUDI KASUS : BENGKEL ARM F2H SPEED). Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.
|
Text
Febi Alia Rahman-223040059_teknik-informatika.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Industri bengkel motor menengah menghadapi berbagai tantangan operasional yang disebabkan oleh pengelolaan yang masih dijalankan secara manual. Bengkel Arm F2h Speed mengalami tiga masalah utama, yaitu pencatatan layanan dan pembayaran yang tidak teratur, ketidakakuratan data stok suku cadang, serta koordinasi antara pemilik dan mekanik yang sepenuhnya bergantung pada komunikasi secara lisan. Situasi ini mendorong kebutuhan arsitektur yang dapat mengelola operasional secara terstruktur dan adaptif. Riset dilakukan dengan strategi studi kasus melalui pendekatan yang meliputi observasi, wawancara, kajian kebutuhan, dan perancangan arsitektur Multi-Agent System (MAS). Arsitektur yang dirancang mendefinisikan agen mandiri yang merepresentasikan fungsi operasional bengkel, pada masing-masing agen beroperasi secara otonom melalui message bus terpusat dan terintegrasi dengan basis data pendukung. Validasi dilakukan dengan cara simulasi alur kerja pada skenario layanan bengkel. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa arsitektur Multi-Agent System (MAS) yang dirancang terdiri dari delapan agen yang tersusun dalam empat lapisan, yaitu data operasional, pemantauan, pengolahan data, dan data tindakan, yang saling berhubungan melalui message bus terpusat. Customer Agent dan Pricing Agent menjawab permasalahan pencatatan layanan dan pembayaran manual, Inventory Agent dan Procurement Agent menjawab permasalahan ketidaktepatan data stok suku cadang melalui pemantauan secara real-time dan notifikasi pengadaan, sementara koordinasi antara pemilik dan mekanik yang semula bergantung pada komunikasi lisan digantikan oleh message bus terpusat yang tetap mencatat status setiap kendaraan secara independen berdasarkan ID Kendaraan/ID Servis meskipun beberapa kendaraan ditangani bersamaan. Arsitektur ini bersifat modular dan adaptif, sehingga dapat diperluas dengan penambahan agen baru tanpa mengubah struktur komunikasi yang sudah berjalan, serta telah memenuhi sasaran penelitian untuk menopang efisiensi operasional serta kualitas interaksi antara pemilik dan mekanik secara berkelanjutan. Kata Kunci: Multi-Agent System, arsitektur, bengkel motor, manajemen suku cadang, Work System Method, message bus, koordinasi operasional, agen mandiri
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Informatika 2026 |
| Depositing User: | Irwan Kustiawan Kosasih |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 03:10 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 03:10 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
