Analisis kekuatan tamping tine pada kereta pemeliharaan jalan rel csm 09-32 duomatic menggunakan metode finite element analysis (FEA) Strength analysis of tamping tine on the csm 09-32 duomatic railway maintenance machine using finite element analysis (FEA)

Subekti, Fahan Achmad (2026) Analisis kekuatan tamping tine pada kereta pemeliharaan jalan rel csm 09-32 duomatic menggunakan metode finite element analysis (FEA) Strength analysis of tamping tine on the csm 09-32 duomatic railway maintenance machine using finite element analysis (FEA). Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
FahanAchmadSubekti_243030095_TeknikMesin.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Tamping tine merupakan komponen utama pada unit pemadat ballast (tamping unit) mesin CSM 09-32 Duomatic yang berfungsi memadatkan ballast di bawah bantalan rel untuk menjaga stabilitas dan geometri jalan rel. Pada kondisi operasional, ditemukan kegagalan berupa patah pada tamping tine yang diduga berkaitan dengan pembebanan selama proses kerja. Oleh karena itu, analisis tegangan dilakukan untuk mengetahui apakah beban kerja yang diterima melebihi kemampuan material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tegangan, menentukan lokasi titik kritis, dan mengevaluasi factor of safety pada tamping tine menggunakan metode finite element analysis (FEA). Gaya pembebanan ditentukan berdasarkan tekanan hidrolik sebesar 100 bar dengan diameter piston 50 mm sehingga diperoleh gaya sebesar 9.815 N pada setiap tamping tine. Perhitungan analitis dilakukan menggunakan diagram benda bebas (DBB), diagram gaya geser (DGS), diagram momen lentur (DML), dan teori tegangan lentur untuk memperoleh tegangan normal teoritis. Hasil perhitungan kemudian divalidasi menggunakan simulasi metode elemen hingga pada model sederhana dengan kondisi pembebanan yang sama. Hasil validasi menunjukkan tegangan analitis sebesar 115,5 MPa dan tegangan hasil simulasi sebesar 115,5 MPa, yang menunjukkan kesesuaian antara hasil analitis dan simulasi. Hasil simulasi pada geometri aktual menunjukkan tegangan normal maksimum sebesar 115,2 MPa pada daerah peralihan antara tine mount dan tine shaft, sedangkan tegangan von Mises maksimum sebesar 103,1 MPa terjadi pada daerah tine shaft. Perpindahan maksimum sebesar 0,9987 mm terjadi pada ujung tamping tine, dengan factor of safety sebesar 4,02 berdasarkan tegangan von Mises maksimum. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembebanan statis yang dianalisis tidak menyebabkan tegangan melebihi yield strength material AISI 4140 sebesar 415 MPa. Dengan demikian, kegagalan tamping tine yang terjadi tidak terindikasi disebabkan oleh beban statis berlebih dan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain yang memerlukan kajian lebih lanjut. Kata kunci: AISI 4140, factor of safety, finite element analysis (FEA), tamping tine, tegangan normal.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin 2026
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 13 Oct 2026 04:11
Last Modified: 13 Oct 2026 04:11
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85301

Actions (login required)

View Item View Item