Perancangan Sistem Tata Udara pada Painting Primer Bonding Room di PT. Dirgantara Indonesia Design of the Air Conditioning System for the Painting Primer Bonding Room at PT. Dirgantara Indonesia

Salim, Maulana Mahmudin (2026) Perancangan Sistem Tata Udara pada Painting Primer Bonding Room di PT. Dirgantara Indonesia Design of the Air Conditioning System for the Painting Primer Bonding Room at PT. Dirgantara Indonesia. Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
Maulana Mahmudin Salim_193030123_Teknik Mesin.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Sistem tata udara pada ruangan painting primer bonding di PT. Dirgantara Indonesia sudah tidak bisa memenuhi klasifikasi I+D-P 060. Parameter yang diperhatikan pada I+D-P 060 yaitu temperatur 15°C - 32 °C dan kelembaban relatif 40 % - 75 % sedangkan untuk pertukaran udara minimal 10 kali/jam. Oleh karena itu perlu adanya perancangan untuk memperbaharui sistem tata udara pada ruangan painting primer bonding. Dalam melakukan perancangan sistem tata udara perlu dilakukan perhitungan nilai kalor yang akan dikondisikan dengan menggunakan metode cooling load temperature difference (CLTD) dan Cooling load factor (CLF), analisa psikrometrik, perancangan saluran udara, dan pemilihan unit. Untuk pemilihan unit akan dipilih beberapa komponen seperti air handling unit, chiller, exhaust fan, pompa air, dan filter udara. Besarnya nilai COP dan efisiensi juga akan dihitung secara teoritis pada unit pendingin. Hasil dari perhitungan nilai kalor pada ruangan painting primer bonding dengan menggunakan temperatur ruangan 20°C dengan kelembaban 50% untuk kondisi udara luar 32,5°C dengan kelembaban 73% didapatkan nilai beban pendinginannya yaitu 140 kW dengan debit udara supply 2018 l/s dan udara exhaust 1615 l/s. Selain itu unit pendingin juga dilengkapi dengan pompa dengan debit 23,7 CMH dengan head 25 m. Pressure drop pada saluran udara supply 407 kPa sedangkan exhaust memiliki dua jalur saluran udara dengan nilai pressure drop 132 kPa dan 126 kPa. Filter udara supply yang digunakan terdiri dari G3,F7, dan H13 sedangkan untuk exhaust ISO Coarse. Untuk nilai COP yang dihitung menggunakan data teoritis yakni COPaktual dari chiller 4,1 dan COPcarnot 6,83 sehingga efisiensi dari unit pendinginnya yakni 60%. Kata kunci : Perancangan tata udara, Perhitungan CLTD, Pressure drop saluran udara, Ruangan pengecatan.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin 2026
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 13 Oct 2026 02:22
Last Modified: 13 Oct 2026 02:22
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85272

Actions (login required)

View Item View Item