KHOERUDIN, ARIF (2026) KERJASAMA BILATERAL INDONESIA-SWISS DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN PARIWISATA BERBASIS SUSTAINABLE TOURISM DI INDONESIA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
222030154_Pengesahan.pdf Download (72kB) | Preview |
|
|
Text
222030154_Abstrak.pdf Download (249kB) | Preview |
|
|
Text
222030154_Daftar isi.pdf Download (168kB) | Preview |
|
|
Text
222030154_Daftar pustaka.pdf Download (293kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text
222030154_Cover skrpisi.pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
222030154_Bab 1.pdf Download (398kB) | Preview |
|
|
Text
222030154_Bab 2.pdf Download (357kB) | Preview |
Abstract
Pariwisata berkelanjutan membutuhkan sumber daya manusia dan pendidikan vokasi yang mampu menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri serta prinsip keberlanjutan. Dalam konteks tersebut, kerja sama Indonesia–Swiss berkembang dari penguatan pembangunan destinasi pariwisata menuju pengembangan kapasitas pendidikan kepariwisataan. Penelitian ini penting untuk memahami kontribusi kerja sama bilateral terhadap penguatan pendidikan vokasi kepariwisataan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap MoU, LoI, laporan program Swisscontact dan SECO, dokumen Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta publikasi ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan kerangka Capacity Development UNDP yang mencakup individual capacity, organizational capacity, dan institutional capacity. Data dianalisis untuk mengidentifikasi bentuk implementasi, perkembangan program, serta kontribusi kerja sama terhadap kapasitas pendidikan kepariwisataan di Indonesia. Rentang kajian mencakup perkembangan kerja sama Indonesia–Swiss pada periode 2009–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia–Swiss berkembang secara bertahap dari penguatan pembangunan pariwisata menuju peningkatan kapasitas pendidikan dan kompetensi vokasi. Implementasi kerja sama mencakup pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, industry attachment, project-based learning, serta penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan dan industri. Kontribusi tersebut terlihat pada peningkatan kapasitas individu melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik dan peserta didik, kapasitas organisasi melalui penguatan sistem pembelajaran dan kemitraan, serta kapasitas kelembagaan melalui keterhubungan pendidikan dengan kebutuhan industri pariwisata. Penelitian menyimpulkan bahwa kerja sama Indonesia–Swiss berkontribusi terhadap pembangunan kapasitas pendidikan kepariwisataan di Indonesia secara bertahap dan berkelanjutan. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui transfer pengetahuan, pengembangan kompetensi, penguatan sistem pendidikan, serta peningkatan keterhubungan antara lembaga pendidikan dan industri. Kerja sama bilateral tidak hanya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memperkuat kemampuan lembaga pendidikan dalam merespons kebutuhan industri pariwisata. Dengan demikian, kerja sama Indonesia–Swiss menjadi salah satu instrumen dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang selaras dengan prinsip sustainable tourism di Indonesia. Kata kunci: kerja sama bilateral; Indonesia–Swiss; pendidikan kepariwisataan; capacity development; sustainable tourism; pendidikan vokasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Bisnis 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 08:37 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 08:37 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
