EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SISTEM PENILAIAN KINERJA ASN MELALUI APLIKASI MANAJEMEN BANDUNG KINERJA (MANG BAGJA) PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BKPSDM) KOTA BANDUNG

MUHAMAD GRIYANTO, AGUNG (2026) EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SISTEM PENILAIAN KINERJA ASN MELALUI APLIKASI MANAJEMEN BANDUNG KINERJA (MANG BAGJA) PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BKPSDM) KOTA BANDUNG. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
Agung_Muhamad_Griyanto_238020024.pdf

Download (765kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi, efektivitas, dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui aplikasi Manajemen Bandung Kinerja (Mang Bagja) pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan sembilan informan yang dipilih secara purposif, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Efektivitas dianalisis menggunakan empat dimensi teori efektivitas organisasi Steers (1985), yaitu adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Mang Bagja telah mencakup seluruh siklus pengelolaan kinerja sebagaimana diatur dalam PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2022, mulai dari perencanaan hingga tindak lanjut hasil penilaian. Efektivitasnya tergolong baik pada tataran struktural dan prosedural, tetapi masih berada pada tahap penguatan pada tataran substantif: adaptasi teknis lebih maju daripada adaptasi substantif, dan pencapaian tujuan masih bergantung pada konsistensi atasan dalam melaksanakan dialog kinerja dan pemantauan. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, regulasi yang jelas, kesiapan infrastruktur, serta sosialisasi dan pendampingan. Faktor penghambat meliputi pemahaman substansi pengelolaan kinerja yang belum merata, kendala teknis sistem, dialog kinerja yang belum konsisten, orientasi administratif yang berkaitan dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dan perubahan regulasi pemerintah pusat. Digitalisasi penilaian kinerja belum otomatis menjamin hasil penilaian yang mampu membedakan capaian pegawai secara proporsional

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Divisions: Pascasarjana > S2-Manajemen 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 30 Sep 2026 02:37
Last Modified: 30 Sep 2026 02:37
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84980

Actions (login required)

View Item View Item