Azizah, Rika Fitri (2026) PERAN ASEAN DALAM PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN PENANGGULANGAN KEKERASAN BERBASIS GENDER TERHADAP PEREMPUAN DI FILIPINA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (431kB) | Preview |
|
|
Text
Kata pengantar Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
Judul Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (34kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (309kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (196kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I Skripsi - Rika Fitri 212030117.pdf Download (445kB) | Preview |
Abstract
Kekerasan berbasis gender terhadap perempuan masih menjadi salah satu persoalan serius di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Filipina. ASEAN sebagai organisasi regional memiliki peran dalam mendorong pengarusutamaan gender dan penanggulangan kekerasan berbasis gender melalui berbagai kebijakan dan kerja sama regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ASEAN dalam pengarusutamaan gender dan penanggulangan kekerasan berbasis gender di Filipina dan mengetahui kendala implementasi kerja sama regional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan menggunakan jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan ASEAN, laporan organisasi internasional, serta berbagai sumber data sekunder yang relevan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan Teori Organisasi Internasional, Konstruktivisme, dan Feminisme Liberal untuk menganalisis peran ASEAN dalam membentuk norma regional terkait perlindungan perempuan dan pengarusutamaan gender di kawasan Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN memiliki peran penting dalam mendorong pengarusutamaan gender melalui berbagai instrumen regional seperti ASEAN Commission on the Promotion and Protection of the Rights of Women and Children (ACWC), ASEAN Regional Plan of Action on Women, Peace and Security (RPA- WPS), serta berbagai kerja sama regional terkait perlindungan perempuan. Kebijakan tersebut turut memengaruhi pembentukan regulasi nasional Filipina dalam penanggulangan kekerasan berbasis gender. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai hambatan, seperti prinsip non-intervensi ASEAN, lemahnya mekanisme pengawasan, budaya patriarki, serta meningkatnya online gender-based violence di ruang digital. Oleh sebab itu, efektivitas ASEAN dalam penanggulangan kekerasan berbasis gender di Filipina masih memerlukan penguatan implementasi kebijakan dan kerja sama lintas actor. Kata Kunci: ASEAN, Pengarusutamaan Gender, Kekerasan Berbasis Gender, Online Gender- Based Violence, Filipina, ACWC
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 03:09 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 03:09 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
