Nugraha, Septian Adi (2026) STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENJALANI HUBUNGAN JARAK JAUH (STUDI KUALITATIF PADA PASANGAN MAHASISWA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PASUNDAN). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (289kB) | Preview |
|
|
Text
COVER SKRIPSI.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (535kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (475kB) | Preview |
|
|
Text
DOC-20260928-WA0003.pdf Download (593kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (797kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (288kB) | Preview |
|
|
Text
BAB1.pdf Download (472kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan mobilitas pendidikan tinggi di Indonesia telah menciptakan kondisi di mana banyak mahasiswa menjalani hubungan romantis dalam kondisi keterpisahan geografis, atau yang dikenal sebagai Long Distance Relationship (LDR). Dengan lebih dari 9 juta mahasiswa yang tersebar di ratusan kota di seluruh Indonesia, fenomena LDR menjadi semakin relevan untuk dikaji, khususnya dari perspektif komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis strategi komunikasi interpersonal pasangan mahasiswa yang menjalani hubungan jarak jauh di FISIP Universitas Pasundan, ditinjau melalui lima strategi pemeliharaan hubungan yang bersumber dari Relational Maintenance Theory (Stafford & Canary, 1991), yaitu positivity, openness, assurances, social networks, dan sharing tasks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, terdiri dari empat informan inti yang merupakan dua pasangan mahasiswa FISIP UNPAS yang sedang atau pernah menjalani LDR, serta satu informan ahli di bidang psikologi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi interpersonal pasangan LDR mahasiswa FISIP UNPAS terbentuk secara sirkular, berbasis kepercayaan, dan tumbuh secara organik melalui pengulangan kebiasaan. Pada aspek positivity, kedua pasangan membangun ritual komunikasi harian berupa sleep call atau video call setiap malam yang lambat laun menjadi kebiasaan otomatis, serta upaya pertemuan fisik berkala minimal dua kali sebulan. Aspek openness berkembang dari kepercayaan yang dibangun secara bertahap, di mana kesediaan mendengar sebelum merespons menjadi kunci efektivitas komunikasi, kedua pasangan pernah mengalami konflik akibat komunikasi yang tidak lengkap dan melewatinya dengan cara mengutamakan hubungan di atas ego masing-masing. Aspek assurances diwujudkan terutama melalui tindakan nyata seperti perkenalan kepada keluarga masing-masing dan konsistensi perilaku, bukan semata-mata melalui ungkapan verbal. Aspek social networks memperlihatkan peran ganda: keluarga dan teman dekat berfungsi sebagai penopang dukungan moral, sementara media sosial berperan sebagai jembatan konteks kehidupan sehari-hari yang mengurangi jarak psikologis antara pasangan. Pada aspek sharing tasks, kesepakatan komunikasi terbentuk secara organik tanpa aturan formal, mencerminkan mekanisme routine maintenance yang berjalan otomatis, satu pasangan menunjukkan pola asimetris sementara pasangan lain lebih simetris, namun keduanya fungsional karena dibangun di atas kesediaan untuk saling memahami kondisi masing-masing. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, long distance relationship, relational maintenance, mahasiswa, FISIP Universitas Pasundan
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:10 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:10 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84921 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
