Yunita Ira Sastika, 224010216 and Dr. Atty Tri Juniaarti, SE.,MSi, Pembimbing (2026) PENERAPAN PERAMALAN PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT KESALAHAN PERAMALAN PADA SUSU MURNI KPSBU LEMBANG. Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan Bandung.
|
Text
1. COVER DEPAN.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (612kB) | Preview |
|
|
Text
7. BAB I.pdf Download (764kB) | Preview |
|
|
Text
8. BAB II.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
9. BAB III.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (540kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Susu Murni KPSBU Lembang belum menerapkan metode peramalan tertentu dalam memperkirakan penjualan yoghurt, sehingga perkiraan penjualan masih mengacu pada kondisi penjualan periode sebelumnya dan belum didasarkan pada perhitungan statistik yang terstruktur. Kondisi tersebut menyebabkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah produksi dan penjualan pada beberapa jenis kemasan yoghurt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis metode peramalan yang dilakukan perusahaan, menerapkan metode Least Square dalam mengolah data historis penjualan yoghurt, mengetahui hasil peramalan penjualan yoghurt, serta menganalisis tingkat kesalahan hasil peramalan berdasarkan nilai Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan komparatif. Data yang digunakan berupa data penjualan dan produksi yoghurt selama 12 periode, yaitu Januari sampai Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Least Square menghasilkan persamaan tren Ŷ = 20.670,083 + 159,194X yang menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan penjualan yoghurt. Hasil peramalan penjualan tahun 2026 menunjukkan peningkatan dari 22.740 unit pada Januari menjadi 26.242 unit pada Desember, dengan total hasil peramalan sebesar 293.889 unit. Tingkat kesalahan metode Least Square menghasilkan nilai MAD sebesar 2.815,93, MSE sebesar 13.084.544,28, dan MAPE sebesar 15,62%. Sementara itu, metode yang selama ini dilakukan Susu Murni KPSBU Lembang menghasilkan nilai MAD sebesar 2.217,42, MSE sebesar 6.898.797,08, dan MAPE sebesar 10,29%. Berdasarkan hasil tersebut, metode yang dilakukan perusahaan menghasilkan tingkat kesalahan yang lebih rendah dibandingkan metode Least Square pada data penjualan yoghurt tahun 2025. Meskipun demikian, metode Least Square dapat digunakan sebagai alternatif peramalan karena memberikan proses peramalan yang sistematis berdasarkan data historis dan menghasilkan estimasi penjualan untuk periode berikutnya. Kata Kunci: Peramalan Penjualan, Metode Least Square, Tingkat Kesalahan Peramalan, MAD, MSE, MAPE, KPSBU Lembang
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen 2022 |
| Depositing User: | Mr FEB-Parid - |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 01:00 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 01:00 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
