Widasena, Pinkan Septia (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL KARYAWAN NOUGLASSES PADA PELAYANAN KONSUMEN (STUDI KASUS PADA KARYAWAN NOUGLASSES CABANG BEKASI). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Lembar pengesahan.pdf Download (396kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrack 3 Bahasa.pdf Download (354kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar isi.pdf Download (238kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pusaka.pdf Download (317kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (272kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (309kB) | Preview |
|
|
Text
Cover Skripsi.pdf Download (360kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (475kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal karyawan Nouglasses Cabang Bekasi dalam memberikan pelayanan kepada konsumen berdasarkan lima dimensi komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas tiga karyawan sebagai informan inti, tiga konsumen sebagai informan pendukung, dan satu dosen komunikasi sebagai informan akademis. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal karyawan Nouglasses secara umum telah berjalan dengan baik dan bersifat konsultatif. Keterbukaan ditunjukkan melalui penyampaian informasi produk, harga, jenis lensa, keunggulan, kekurangan, dan garansi secara jelas serta transparan. Empati terlihat dari kemampuan karyawan mendengarkan keluhan, memahami kebutuhan, aktivitas, preferensi, dan kondisi konsumen. Sikap mendukung diwujudkan melalui pemberian bantuan, alternatif, serta rekomendasi produk tanpa memberikan tekanan kepada konsumen. Sikap positif tampak melalui keramahan, kesopanan, kesabaran, dan profesionalisme, sedangkan kesetaraan ditunjukkan melalui pelayanan yang adil tanpa membedakan latar belakang konsumen. Penelitian juga menemukan hambatan berupa penggunaan istilah teknis optik, kondisi toko yang ramai, perbedaan kemampuan komunikasi antar- karyawan, serta miskomunikasi internal terkait stok, pesanan, dan pergantian shift. Komunikasi interpersonal yang efektif mampu meningkatkan kenyamanan, kepercayaan, kepuasan, serta loyalitas konsumen. Oleh karena itu, konsistensi pelayanan, penyederhanaan bahasa teknis, pelatihan komunikasi, dan koordinasi internal perlu terus ditingkatkan. Kata kunci: komunikasi interpersonal, karyawan, pelayanan konsumen, ritel optik, Nouglasses.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 05:38 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 05:38 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
