AKIBAT HUKUM PENETAPAN HONORARIUM NOTARIS DILUAR KEWAJARAN YANG BERTUJUAN UNTUK PENINGKATAN KUANTITAS KLIEN NOTARIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS DAN KODE ETIK NOTARIS

SUSILAWATI, SUSI (2026) AKIBAT HUKUM PENETAPAN HONORARIUM NOTARIS DILUAR KEWAJARAN YANG BERTUJUAN UNTUK PENINGKATAN KUANTITAS KLIEN NOTARIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS DAN KODE ETIK NOTARIS. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
SUSI SUSILAWATI_238100039.pdf

Download (405kB) | Preview

Abstract

Honorarium Notaris yaitu berupa jumlah besaran nilai yang dapat diterima oleh Notaris atas pelayanan jasa yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan kewenangannya. Besaran nilai honorarium yang diterima Notaris telah tetapkan dalam Undang-Undang Jabatan Notaris terdapat dalam Pasal 36. Selain yang sudah ditetapkan dalam Pasal tersebut, ketentuan tarif honorarium Notaris juga berdasar pada Kode Etik Notaris yang telah ditentukan oleh Perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia (INI). Walaupun sudah terdapat aturan mengenai batasan maksimum dan minimum dalam penetapan tarif honorarium yang mana tercantum dalam Pasal 36 Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. Namun masih ada beberapa Notaris yang memasang tarif honorarium yang lebih tinggi ataupun lebih rendah dari yang telah ditentukan oleh Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana penetapan dasar honorarium yang wajar bagi Notaris berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris, dan apa akibat hukum yang dapat timbul jika Notaris memasang tarif di luar kewajaran dari ketentuan Undang-Undang. Spesifikasi penelitian ini bersifat deskriptif analitis, peneliti menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Tahap penelitian ini meliputi kepustakaan dan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menganalisis data-data tertulis yang relevan dengan penelitian dilengkapi dengan dilakukannya wawancara. Metode analisis data terhadap seluruh data yang telah dikumpulkan dilakukan secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa penetapan dasar honorarium Notaris yang wajar disamping yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris mengenai batas maksimum dan batas minimum, dasar honorarium Notaris yang wajar juga harus ditentukan berdasarkan keseimbangan antara ketentuan hukum, nilai transaksi, tingkat kesulitan pekerjaan, tanggung jawab profesi, serta asas kepatuhan dan keadilan bagi Notaris maupun pengguna jasa. Apabila Notaris melanggar ketentuan tersebut maka akan timbul persaingan yang tidak sehat karena terjadi perang tarif antara sesama Notaris sehingga Notaris akan menghadapi berbagai konsekuensi hukum, seperti sanksi administratif, serta sanksi etik dari organisasi profesi Ikatan Notaris Indonesia (INI).

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Divisions: Pascasarjana > S2-Magister Kenotariatan 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 21 Aug 2026 06:49
Last Modified: 21 Aug 2026 06:49
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84612

Actions (login required)

View Item View Item