Putra, Aldi Maulana (2026) PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TEMAN SEBAYA TERHADAP TINGKAT KESEHATAN MENTAL ANAK REMAJA BROKEN HOME DI KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (196kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (273kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Persetujuan.pdf Download (232kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (154kB) | Preview |
|
|
Text
Cover.pdf Download (106kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (475kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (271kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal teman sebaya terhadap kesehatan mental remaja broken home di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi remaja broken home yang rentan mengalami berbagai permasalahan psikologis akibat ketidakharmonisan dalam keluarga. Dalam kondisi tersebut, teman sebaya memiliki peran penting sebagai sumber dukungan sosial yang dapat membantu menjaga kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja broken home di Kota Bandung dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan program SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental remaja broken home di Kota Bandung. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 10,547 yang menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,539 menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal teman sebaya memberikan kontribusi sebesar 53,9% terhadap kesehatan mental remaja broken home, sedangkan sisanya sebesar 46,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin baik komunikasi interpersonal yang terjalin antara remaja broken home dengan teman sebayanya, maka semakin baik pula kesehatan mental yang dimiliki. Kata Kunci: komunikasi interpersonal, teman sebaya, kesehatan mental, broken home, remaja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 03:03 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:03 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
