Rafi, Muhammad (2026) UPAYA PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT (AS) MELALUI CISA DALAM MENANGGULANGI SERANGAN SIBER TERHADAP SOLARWINDS OLEH RUSIA TAHUN 2020-2021. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (171kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan (1).pdf Download (152kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (99kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak (3 Bahasa).pdf Download (183kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (241kB) | Preview |
|
|
Text
Judul atau Cover Skripsi.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (449kB) | Preview |
Abstract
Serangan siber terhadap perusahaan SolarWinds pada tahun 2020 merupakan salah satu serangan siber terbesar yang pernah dialami Amerika Serikat (AS). Serangan tersebut menggunakan metode software supply chain attack dengan menyisipkan malware SUNBURST ke dalam pembaruan software Orion SolarWinds sehingga memungkinkan pelaku memperoleh akses ke berbagai lembaga pemerintah federal AS dan perusahaan swasta. Serangan ini diduga dilakukan oleh kelompok Nobelium atau APT-29 yang berafiliasi dengan Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR). Perisitwa tersebut menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional Amerika Serikat serta menunjukan kerenatan keamanan software supply chain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak serangan siber SolarWinds bagi Amerika Serikat, mengidentifikasi upaya pemerintah federal Amerika Serikat dalam menanggulangi serangan tersebut, dan menganalisis peran Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) sebagai aktor utama dalam penanggulangan serangan siber SolarWinds tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif- analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan memanfaatkan buku, jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dokumen resmi, dan sumber- sumber akademik lainnya. Penelitian ini menggunakan teori liberalisme yang menekankan pentingnya kerja sama, interdependensi, dean peran aktor negara maupun non-negara dalam hubungan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat melakukan berbagai upaya melalui pembentukan Unified Coordination Group (UCG), penerbitan Emergency Directive 21-01, pengembangan perangkat mitigasi, serta peningkatan koordinasi antarlembaga. CISA berperan penting dalam mengeluarkan kebijakan mitigasi, berbagi informasi ancaman siber, dan mengoordinasikan respons nasional. Selain itu, kerja sama antara CISA dengan sektor privat seperti Microsoft, FireEye, dan SolarWinds menunjukkan pentingnya kolaborasi antara aktor negara dan non-negara dalam menghadapi ancaman siber. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa teori liberalisme relevan dalam menjelaskan upaya pemerintah Amerika Serikat melalui CISA dalam menanggulangi serangan siber SolarWinds. Kata Kunci: CISA, SolarWinds, keamanan siber, serangan siber, liberalisme, Amerika Serikat, Rusia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 03:15 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 03:15 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84394 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
