ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PADA PENYANDANG DISABILITAS SENSORIK NETRA. STUDI KASUS: SENTRA WYATA GUNA BANDUNG

Apriliani, Mitha Aulia (2026) ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PADA PENYANDANG DISABILITAS SENSORIK NETRA. STUDI KASUS: SENTRA WYATA GUNA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan...pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kata pengantar.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK .pdf

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian tentang Activity of Daily Living (ADL) untuk meningkatkan kemandirian pada penyandang disabilitas sensorik netra di Sentra Wyata Guna Kota Bandung. Penyandang disabilitas sensorik netra menghadapi tantangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari Activity of Daily Living (ADL) secara mandiri. Aktivitas ini mencakup serangkai tugas dasar seperti mandi, berpakaian, makan, mobilisasi, hingga fasilitas umum. Kemandirian dalam menjalani Activity of Daily Living (ADL) menjadi indikator penting dalam kualitas hidup dan integrasi sosial penyandang disabilitas sensorik netra. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis bagaimana penyandang disabilitas sensorik netra di Sentra Wyata Guna melaksanakan Activity of Daily Living (ADL) mereka serta faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik yang pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Latar penelitian ini dilakukan di Sentra Wyata Guna Kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penyandang disabilitas sensorik netra mampu menjalankan aktivitas harian secara mandiri dengan dukungan pelatihan keterampilan hidup, lingkungan yang asksesibel, serta dukungan sosial dari instruktur dan sesama penghuni. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran lembaga rehabilitasi dalam meningkatkan kemandirian individu penyandang disabilitas sensorik netra. Kata Kunci: Penyandang disabilitas sensorik netra, aktivitas kehidupan sehari hari, kemandirian, Sentra Wyata Guna.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 04 Aug 2026 07:30
Last Modified: 04 Aug 2026 07:30
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84359

Actions (login required)

View Item View Item