Perbandingan kinerja sistem refrigerasi yang menggunakan 10% R32 dan 90% R410A dengan 40% R32 dan 60% R410A Performance comparison of refrigeration systems using 10% R32 and 90% R410A with 40% R32 and 60% R410A

Redzeki Barliana, Fahmi (2026) Perbandingan kinerja sistem refrigerasi yang menggunakan 10% R32 dan 90% R410A dengan 40% R32 dan 60% R410A Performance comparison of refrigeration systems using 10% R32 and 90% R410A with 40% R32 and 60% R410A. Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
FahmiRedzekiB_213030053_TM.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja sistem refrigerasi pada A/C split 1/2 pk berbasis R410A dengan penggunaan 10% R32 dan 90% R410A serta 30% R32 dan 70% R410A. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perubahan klasifikasi yang menyebabkan faktor keterbakaran R32 sebelumnya A2 menjadi A2L, hal ini menyebabkan penggunaan sistem yang menggunakan R410A menjadi e-waste, untuk mengurangi hal tesebut dilakukanlah pencampuran refrigeran. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain faktorial untuk mengevaluasi pengaruh tiga variabel input, yaitu komposisi refrigeran (0%, 10% dan 40% R32), massa refrigeran (378 gram dan 420 gram), serta temperatur target (18°C dan 20°C). Parameter yang dianalisis meliputi temperatur evaporator, temperatur kondensor, tekanan kerja sistem sisi tinggi dan sisi rendah, serta konsumsi daya listrik. Pengujian dilakukan hingga sistem mencapai kondisi steady untuk memperoleh data yang stabil dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa massa refrigeran merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi daya listrik daya sebesar 3,053 watt dengan rata-rata ketidakpastian <1%, temperatur masuk evaporator 2,828°C dengan rata-rata ketidakpastian ~3%, temperatur keluar evaporator -0,928°C dengan rata-rata ketidakpastian ~1%, temperatur masuk kondensor -5,725°C dengan rata-rata ketidakpastian ~4%, temperatur keluar kondensor 0,593°C dengan rata-rata ketidakpastian <1%, tekanan masuk kondensor 1,12 bar dengan rata-rata ketidakpastian <1% serta tekanan masuk evaporator 0,87 bar dengan rata-rata ketidakpastian <1%. Secara keseluruhan, 40% R32 dan 60% R410A menunjukkan penurunan kinerja evaporator namun masih berada dalam batas operasi aman sistem A/C split 1/2 PK, sehingga berpotensi menjadi alternatif yang dapat digunakan dibandingkan penggunaan R410A murni. Kata kunci: desain faktorial, performa A/C, R32, R410A, tekanan kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin 2026
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:04
Last Modified: 04 Aug 2026 04:04
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84344

Actions (login required)

View Item View Item