DAMPAK GREEN EXTRACTIVISM NIKEL TERHADAP PEMBANGUAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANALISIS CAPAIAN SDG’S 13

Tasya, Muchammad Sulthan Fatchi (2026) DAMPAK GREEN EXTRACTIVISM NIKEL TERHADAP PEMBANGUAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANALISIS CAPAIAN SDG’S 13. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Image
LEMBAR PENGESAHAN.jpeg

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (218kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan green extractivism nikel di Indonesia, implementasi SDG 13 (Aksi Iklim), serta paradoks yang muncul antara transisi energi hijau dan pembangunan berkelanjutan. Fokus penelitian berada pada periode 2020–2024 ketika kebijakan hilirisasi nikel berkembang secara signifikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma kritis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen yang bersumber dari laporan pemerintah, organisasi internasional, jurnal ilmiah, serta data statistik yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan analisis isi dan analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilirisasi nikel berhasil meningkatkan investasi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global transisi energi. Namun, aktivitas pertambangan dan pengolahan nikel masih menimbulkan degradasi lingkungan, deforestasi, pencemaran, serta peningkatan emisi karbon yang bertentangan dengan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik green extractivism nikel di Indonesia mencerminkan paradoks pembangunan berkelanjutan. Di satu sisi mendukung transisi energi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi di sisi lain berpotensi menghambat pencapaian SDG 13 akibat dampak ekologis yang ditimbulkan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih berorientasi pada keadilan lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang. Kata Kunci: Green Extractivism, Sustance Development Goal’s 13, Degradasi Lingkungan

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 15 Jul 2026 08:07
Last Modified: 15 Jul 2026 08:07
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84142

Actions (login required)

View Item View Item