PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROSES REHABILITASI REMAJA KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI YAYASAN SEKAR MAWAR

AZZAHRA, SALMA GHIVANI (2026) PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROSES REHABILITASI REMAJA KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI YAYASAN SEKAR MAWAR. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (233kB) | Preview

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja merupakan permasalahan sosial kompleks yang mengancam masa depan generasi muda dan membutuhkan penanganan holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pekerja sosial dalam proses rehabilitasi remaja korban penyalahgunaan narkotika di Yayasan Sekar Mawar, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut, serta menganalisis implikasi teoritis dan praktisnya terhadap ilmu pekerjaan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari informan utama yaitu 3 orang pekerja sosial/konselor, serta informan tambahan yaitu 2 orang remaja residen korban penyalahgunaan narkotika di Yayasan Sekar Mawar. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif terhadap rutinitas harian residen, dan studi dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui ketekunan pengamat, triangulasi sumber data, serta member check. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial di Yayasan Sekar Mawar menjalankan perannya secara terstruktur dengan mengkombinasikan metode Therapeutic Community (TC). Peran-peran tersebut meliputi peran sebagai fasilitator (menyediakan program pemulihan dan fasilitas ruang sosial yang kondusif), mediator (menjembatani komunikasi dan menyelesaikan konflik antara residen dengan keluarga), serta konselor (memberikan dukungan emosional, bimbingan mental spiritual, psikososial, dan motivasi pulih). Bentuk pendampingan yang diberikan mencakup aspek medis (bekerja sama untuk detoksifikasi), psikologis (kelas psikologi dan meditasi), sosial (pelatihan vokasional seperti musik, bahasa Inggris, dan komputer), serta spiritual. Faktor pendukung rehabilitasi meliputi ketersediaan fasilitas pembinaan yang lengkap, suasana lokasi Lembang yang asri dan sejuk, serta pemberian pujian dan dorongan positif kepada residen. Sementara itu, faktor penghambat utamanya adalah kurangnya dukungan atau keterlibatan penuh dari pihak keluarga serta tingginya risiko relaps (kambuh) pada diri remaja. Implikasi teoritis penelitian ini memperkuat konsep keberfungsian sosial remaja, sedangkan implikasi praktisnya menekankan pentingnya optimalisasi peran multifaset pekerja sosial dan penguatan program Family Support Group (FSG) demi keberhasilan reintegrasi sosial residen ke masyarakat. Kata Kunci: Peran Pekerja Sosial, Rehabilitasi Sosial, Remaja, Penyalahgunaan Narkotika, Therapeutic Community.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 15 Jul 2026 06:37
Last Modified: 15 Jul 2026 06:37
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84138

Actions (login required)

View Item View Item