DIPLOMASI BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN ALAT MUSIK TRADISIONAL SUNDA KARINDING PADA PERUSAHAAN INDUSTRI KREATIF ATAP PROMOTIONS MELALUI MEDIA DIGITAL

Nagari, Muhamad Reka Athar (2026) DIPLOMASI BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN ALAT MUSIK TRADISIONAL SUNDA KARINDING PADA PERUSAHAAN INDUSTRI KREATIF ATAP PROMOTIONS MELALUI MEDIA DIGITAL. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar persetujuan perbaikan revisi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Karinding adalah salah satu alat musik tradisional Sunda yang sarat nilai filosofis dan identitas budaya kini menghadapi ancaman erosi budaya akibat globalisasi, modernisasi, dan homogenisasi budaya populer digital, yang menurunkan minat Generasi Z untuk mempelajari dan melestarikannya. Persoalan ini secara konkret dialami oleh Atap Promotions di Turangga, Bandung, yang program edukasi konvensionalnya (Kelas Karinding/KEKAR) terhenti karena keterbatasan sumber daya manusia pengajar. Penelitian terapan ini bertujuan menganalisis akar permasalahan erosi budaya tersebut serta merancang dan mengimplementasikan media promosi budaya berbasis gamifikasi digital sebagai strategi pelestarian dan diplomasi budaya karinding yang relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian terapan (applied research), melalui Focus Group Discussion (FGD), Participatory Rural Appraisal (PRA), dan friendship approach dalam pembentukan komunitas, dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap informan kunci dan pendukung (termasuk partisipan internasional) serta implementasi produk digital berupa server game Roblox bertema karinding, dengan kerangka teori Cultural Diplomacy, Soft Power, Digital Diplomacy, Cultural Security, dan Gamifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas AUBKreatifStudio berhasil dibentuk sebagai aktor grassroots cultural diplomacy, dan server Roblox yang dikembangkan mampu memperkenalkan budaya karinding kepada partisipan lintas negara serta meningkatkan ketertarikan dan rasa ingin tahu Generasi Z melalui pengalaman belajar yang interaktif, meskipun produk masih berada pada tahap uji beta dengan sejumlah keterbatasan teknis yang perlu disempurnakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gamifikasi melalui platform digital merupakan strategi diplomasi budaya berbasis komunitas yang inovatif dan efektif untuk melestarikan karinding sekaligus memperluas eksposur budaya Sunda dari tingkat lokal ke tingkat global, sehingga kolaborasi berkelanjutan antara komunitas budaya, pemerintah, institusi pendidikan, dan industri kreatif menjadi penting untuk mendukung keberlanjutannya. Kata Kunci: Diplomasi Budaya, Karinding, Gamifikasi, Media Digital, Soft Power

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 15 Jul 2026 02:35
Last Modified: 15 Jul 2026 02:35
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84120

Actions (login required)

View Item View Item