DAMPAK RANTAI PASOK EKSPOR WOOD PELLET INDONESIA KE KOREA SELATAN DAN JEPANG TERHADAP KEADILAN LINGKUNGAN DI POHUWATO, GORONTALO

Razzi, Roby Muhamad (2026) DAMPAK RANTAI PASOK EKSPOR WOOD PELLET INDONESIA KE KOREA SELATAN DAN JEPANG TERHADAP KEADILAN LINGKUNGAN DI POHUWATO, GORONTALO. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI_ROBY MUHAMAD RAZZI_222030067-14-15 (1).pdf

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI_ROBY MUHAMAD RAZZI_222030067-10-12.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
IMG_2943.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI_ROBY MUHAMAD RAZZI_222030067-7-9.pdf

Download (268kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI_ROBY MUHAMAD RAZZI_222030067-13.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI_ROBY MUHAMAD RAZZI_222030067-47-56.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SKRIPSI_ROBY MUHAMAD RAZZI_222030067-18-46.pdf

Download (646kB) | Preview

Abstract

Dampak rantai pasok ekspor wood pellet Indonesia ke Korea Selatan dan Jepang terhadap keadilan lingkungan di Pohuwato, Gorontalo, menjadi isu penting seiring meningkatnya kebutuhan biomassa dalam transisi energi kedua negara tersebut. Permintaan terhadap wood pellet dari negara pemasok seperti Indonesia menunjukkan adanya hubungan antara kebijakan energi negara importir dan kondisi sosial-lingkungan di wilayah pemasok. Pohuwato menjadi relevan karena terhubung dengan produksi dan ekspor wood pellet, sekaligus menghadapi potensi dampak sosial-lingkungan dari aktivitas rantai pasok tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme rantai pasok wood pellet dari Pohuwato dalam memenuhi permintaan Korea Selatan dan Jepang, menjelaskan keunggulan wood pellet Indonesia khususnya dari Gorontalo dalam memenuhi kebutuhan pasokan biomassa kedua negara, serta menganalisis dampak sosial-lingkungan rantai pasok ekspor wood pellet terhadap keadilan lingkungan di Pohuwato. Kerangka utama yang digunakan adalah Environmental Justice dengan tiga dimensi, yaitu keadilan distributif, keadilan prosedural, dan keadilan pengakuan. Konsep transisi energi digunakan untuk menjelaskan meningkatnya permintaan biomassa, sedangkan greenwashing digunakan sebagai lensa pendukung untuk membaca klaim energi hijau dalam rantai pasok wood pellet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan penelusuran data daring, seperti dokumen resmi, data ekspor, artikel jurnal, laporan organisasi masyarakat sipil, dan media kredibel. Kesimpulan menunjukkan bahwa rantai pasok wood pellet dari Pohuwato terbentuk melalui hubungan antara kebijakan transisi energi Korea Selatan dan Jepang, kebutuhan biomassa impor, perusahaan pengolah dan eksportir di Gorontalo, sumber bahan baku, serta jalur logistik ekspor. Wood pellet Gorontalo memiliki keunggulan dari sisi pasokan, volume ekspor, dan keterhubungan pasar, tetapi juga berpotensi menimbulkan tekanan terhadap lingkungan dan masyarakat lokal. Dalam kerangka keadilan lingkungan, manfaat ekonomi dan energi cenderung dinikmati oleh aktor industri dan negara importir, sedangkan beban sosial-lingkungan berpotensi lebih banyak dirasakan oleh wilayah pemasok di Pohuwato. Kata Kunci: Wood Pellet, Rantai Pasok, Korea Selatan, Jepang, Pohuwato, Keadilan Lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 10 Jul 2026 04:15
Last Modified: 10 Jul 2026 04:15
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83973

Actions (login required)

View Item View Item