Anindya, Raisa (2026) KERJASAMA REGIONAL AMERIKA SERIKAT DALAM TATA KELOLA MIGRASI MELALUI LOS ANGELES DECLARATION ON MIGRATION AND PROTECTION (LAMDP). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA PEMBUKUAN.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBUKUAN .pdf Download (120kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR PEMBUKUAN.pdf Download (117kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK PEMBUKUAN.pdf Download (107kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI PEMBUKUAN.pdf Download (109kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II PEMBUKUAN.pdf Download (143kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I PEMBUKUAN.pdf Download (276kB) | Preview |
|
|
Text
COVER PEMBUKUAN SKRIPSI.pdf Download (323kB) | Preview |
Abstract
Krisis migrasi di kawasan Amerika berkembang menjadi salah satu isu regional yang kompleks karena melibatkan perpindahan penduduk lintas negara yang dipicu oleh kemiskinan, kekerasan, ketidakstabilan politik, bencana alam, serta berbagai faktor struktural lainnya. Dalam perkembangannya, migrasi tidak hanya dipahami sebagai persoalan kemanusiaan, tetapi juga mengalami proses sekuritisasi, khususnya pada masa pemerintahan Donald Trump yang membingkai migrasi sebagai ancaman terhadap keamanan nasional Amerika Serikat. Kondisi tersebut mendorong perlunya kerja sama regional yang lebih terkoordinasi dalam mengelola arus migrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana migrasi di kawasan Amerika dipahami sebelum dan sesudah proses sekuritisasi, bagaimana upaya diplomasi dan kebijakan Amerika Serikat dalam menangani krisis migrasi melalui Los Angeles Declaration on Migration and Protection (LADMP), serta bagaimana praktik tata kelola migrasi dijalankan oleh negara-negara penandatangan deklarasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan teknik analisis data model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses sekuritisasi pada era Donald Trump mengubah cara pandang terhadap migrasi dari isu kemanusiaan menjadi isu keamanan yang membutuhkan langkah-langkah pengendalian yang lebih ketat. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, pemerintahan Amerika Serikat pada era Joe Biden menginisiasi LADMP sebagai instrumen diplomasi regional yang menekankan prinsip shared responsibility dalam pengelolaan migrasi. Implementasi LADMP menunjukkan adanya peningkatan koordinasi regional melalui perluasan jalur migrasi legal, perlindungan migran, penguatan kapasitas negara penerima, serta kerja sama penanganan migrasi tidak teratur. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan kapasitas institusional, kepentingan nasional, dan tingkat komitmen negara-negara penandatangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa LADMP menjadi instrumen xii penting dalam tata kelola migrasi regional di kawasan Amerika, tetapi efektivitasnya masih bergantung pada konsistensi komitmen negara anggota dan kemampuan mewujudkan prinsip tanggung jawab bersama secara lebih konkret. Kata Kunci : Krisis Migrasi, Sekuritisasi, Diplomasi Regional, LADMP, Tata Kelola Migrasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:25 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:25 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83967 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
