PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP JAMINAN PRODUK HALAL PADA LAYANAN APLIKASI GOFOOD DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

Sofy Sofianti, Sofy Sofianti (2026) PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP JAMINAN PRODUK HALAL PADA LAYANAN APLIKASI GOFOOD DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB 1.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB 2.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text
I. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (136kB)
[img] Text
J. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB)
[img] Text
K. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[img]
Preview
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (97kB) | Preview

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong perubahan pola transaksi masyarakat dari konvensional menuju sistem berbasis Platform Digital, salah satunya melalui layanan pemesanan makanan GoFood pada aplikasi Gojek. Dalam konteks ini, perlindungan konsumen menjadi aspek penting, khususnya terkait pemenuhan hak atas informasi kehalalan produk bagi konsumen Muslim di Indonesia. Secara normatif, kewajiban penyampaian informasi yang benar, jelas, dan jujur serta kewajiban sertifikasi halal telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan penyajian informasi halal yang belum optimal pada layanan GoFood, sehingga menimbulkan kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kepastian hukum bagi konsumen serta menimbulkan permasalahan mengenai pengaturan hukum, tanggung jawab para pihak, dan pengawasan terhadap jaminan produk halal pada layanan GoFood. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengaitkannya dengan praktik dalam layanan GoFood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum mengenai jaminan produk halal telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya Pasal 7 dan Pasal 8 yang mewajibkan pelaku usaha memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur serta melarang penyampaian informasi yang menyesatkan. Selain itu, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal melalui Pasal 4 dan Pasal 25 mewajibkan produk yang beredar di Indonesia bersertifikat halal serta mewajibkan pelaku usaha mencantumkan label halal dan menjaga kehalalan produk. Ketentuan tersebut diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021, khususnya Pasal 92 ayat (1) dan Pasal 93 yang mewajibkan pencantuman keterangan tidak halal pada produk yang berasal dari bahan yang diharamkan. Namun, implementasinya pada layanan GoFood belum berjalan optimal karena belum adanya integrasi sistem informasi halal dalam platform digital. Tanggung jawab hukum dalam layanan GoFood bersifat berlapis (multi-layered responsibility), di mana merchant bertanggung jawab atas kehalalan produk, sedangkan platform bertanggung jawab dalam penyajian informasi kepada konsumen. Selain itu, pengawasan terhadap jaminan produk halal pada platform digital belum berjalan optimal, sehingga diperlukan penguatan regulasi, kejelasan pembagian tanggung jawab, dan integrasi sistem pengawasan berbasis teknologi guna menjamin perlindungan konsumen secara lebih efektif. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Jaminan Produk Halal, GoFood

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2026
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 08 Jul 2026 07:15
Last Modified: 08 Jul 2026 07:15
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83955

Actions (login required)

View Item View Item