OPTIMASI FORMULA MIX TEA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea), BUAH KURMA (Phoenix dactylifera), DAN BUAH STROBERI (Fragaria x ananassa) MENGGUNAKAN DESIGN EXPERT METODE MIXTURE D-OPTIMAL

ZAHIRA SULWA, NAURA (2026) OPTIMASI FORMULA MIX TEA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea), BUAH KURMA (Phoenix dactylifera), DAN BUAH STROBERI (Fragaria x ananassa) MENGGUNAKAN DESIGN EXPERT METODE MIXTURE D-OPTIMAL. Skripsi(S1) thesis, universitas pasundan.

[img]
Preview
Text
213020050_NAURA ZAHIRA SULWA_LAPORAN TA.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan formula yang optimal pada mix tea bunga telang, kurma, dan stroberi menggunakan Design Expert metode Mixture D-Optimal. Metode penelitian dibagi menjadi 4 tahap. Pada tahap I dilakukan penentuan batas atas dan bawah variabel bebas, respon, dan formulasi produk. Pada tahap II dilakukan pembuatan produk dan analisis masing-masing formulasi terhadap respon kimia (nilai pH dan kadar gula total) serta respon organoleptik (atribut warna, rasa, dan aftertaste). Pada tahap III dilakukan penentuan formula terpilih dengan cara memasukkan nilai hasil analisis respon kedalam software. Pada tahap IV dilakukan verifikasi hasil analisis laboratorium dan hasil optimasi dari Design Expert pada formulasi terpilih, kemudian dilakukan analisis aktivitas antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan dua formulasi terpilih. Formulasi terpilih ke-1 terdiri dari bunga telang kering 35,667%, buah kurma kering 39,33%, dan buah stroberi kering 25% dengan nilai desirability 0,858 dengan hasil analisis nilai pH 5,41, kadar gula total 42,69%, uji organoleptik atribut warna 5,12, uji organoleptik atribut rasa 4,13, dan uji organoleptik atribut aftertaste 3,90. Formulasi terpilih ke-2 terdiri dari bunga telang kering 37,5%, buah kurma kering 37,5%, dan buah stroberi kering 25% dengan nilai desirability 0,843 dengan hasil analisis nilai pH 5,30, kadar gula total 40,45%, uji organoleptik atribut warna 5,12, uji organoleptik atribut rasa 4,17, dan uji organoleptik atribut aftertaste 3,98. Berdasarkan hasil analisis aktivitas antioksidan terhadap formulasi terpilih, didapatkan bahwa formulasi terpilih ke-1 memiliki aktivitas antioksidan 290,584 ppm (lemah), sedangkan formulasi terpilih ke-2 memiliki aktivitas antioksidan 217,709ppm (sedang). Berdasarkan analisis aktivitas antioksidan, formulasi terpilih ke-2 ditetapkan sebagai formulasi optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pangan 2025
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 06 Jul 2026 03:58
Last Modified: 06 Jul 2026 03:58
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83834

Actions (login required)

View Item View Item