Dzulpaqor, Arul Fadyah (2026) IMPLEMENTASI PERAN PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R) DALAM EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA/SISWI DI SMAI AL - MUKHLIS KEC. CANGKUANG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
5.BAB II.pdf Download (386kB) | Preview |
|
|
Text
1.COVER.pdf Download (16kB) | Preview |
|
|
Text
3.ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text
4.BAB I.pdf Download (289kB) | Preview |
|
|
Text
2.LEMBAR PERSETUJUAN (TTD).pdf Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
9.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
11.KATA PENGANTAR (NEW).pdf Download (217kB) | Preview |
|
|
Text
12.DAFTAR ISI.pdf Download (19kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja sebagai upaya mencegah berbagai permasalahan remaja, seperti pergaulan bebas, seks pranikah, dan rendahnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi. Remaja sebagai kelompok usia yang sedang mengalami perkembangan fisik, psikologis, dan sosial membutuhkan informasi serta pendampingan yang tepat. Oleh karena itu, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) hadir sebagai wadah edukasi dan konseling bagi remaja di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi peran PIK-R dalam edukasi kesehatan reproduksi pada siswa/siswi di SMAI Al-Mukhlis Kecamatan Cangkuang dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus PIK-R, pembina, serta siswa/siswi yang terlibat dalam kegiatan edukasi kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi peran PIK-R telah berjalan melalui kegiatan penyuluhan, konseling sebaya, diskusi kelompok, dan sosialisasi kesehatan reproduksi. PIK-R berperan dalam memberikan informasi, komunikasi, advokasi, dan pendampingan kepada siswa/siswi terkait kesehatan reproduksi dan kehidupan remaja. Pelaksanaan program didukung oleh kerja sama antara PIK-R, pihak sekolah, pembina, dan UPT Dalduk PK Kecamatan Banjaran. Meskipun terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu, kurangnya partisipasi sebagian siswa, serta anggapan bahwa kesehatan reproduksi masih menjadi topik sensitif, program ini dinilai telah berjalan cukup baik dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan serta kesadaran siswa/siswi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan program yang lebih inovatif dan berkelanjutan agar edukasi kesehatan reproduksi dapat berjalan lebih efektif. Kata Kunci: Implementasi, PIK-R, Edukasi, Kesehatan Reproduksi, Remaja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:08 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:08 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83770 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
