IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KAMPUNG IKLIM DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BANDUNG (STUDI KASUS: DI KECAMATAN COBLONG)

PUTRI, DIVA AGITA (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KAMPUNG IKLIM DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BANDUNG (STUDI KASUS: DI KECAMATAN COBLONG). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (365kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak 3 bahasa.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (169kB) | Preview

Abstract

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk beradaptasi dan melakukan mitigasi terhadap perubahan iklim melalui partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan Program Kampung Iklim di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung (Studi Kasus: Kecamatan Coblong) serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn (dalam Agustino, 2026:128) yang terdiri dari enam variabel, yaitu ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap kecenderungan (disposition) para pelaksana, komunikasi antar- organisasi dan aktivitas pelaksana, serta lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Program Kampung Iklim di Kecamatan Coblong telah berjalan cukup baik. Kelurahan Dago menjadi wilayah dengan capaian terbaik karena seluruh RW yang mengikuti ProKlim berhasil mencapai kategori Utama. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, belum adanya SK koordinasi khusus, rendahnya pemerataan partisipasi masyarakat, keterbatasan lahan, serta lemahnya kaderisasi. Adapun faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah dan masyarakat, dasar hukum yang jelas, budaya gotong royong, kepedulian pegiat lingkungan, serta adanya pendampingan program. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, sosialisasi, kaderisasi, dan dukungan sumber daya agar pelaksanaan Program Kampung Iklim dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Program Kampung Iklim, Perubahan Iklim, Partisipasi Masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 03 Jul 2026 01:59
Last Modified: 03 Jul 2026 01:59
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83759

Actions (login required)

View Item View Item