Maulani, Kisti (2026) PERAN PENGASUH DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK DI PANTI ASUHAN YAYASAN BAKTI 45 SEJAHTERA KECAMATAN LEMBANG BANDUNG BARAT. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR ISI_Kisti Maulani_Hasil Revisian.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
COVER SKRIPSI_KISTI MAULANI_05062026.pdf Download (173kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR SKRIPSI_KISTI MAULANI_05062026.pdf Download (122kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI_KISTI MAULANI_05062026.pdf Download (185kB) | Preview |
|
|
Text
lembar pengesahan.pdf Download (38kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II SKRIPSI_KISTI MAULANI_05062026.pdf Download (367kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I SKRIPSI_KISTI MAULANI_05062026.pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK SKRIPSI_KISTI MAULANI_05062026.pdf Download (193kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengasuh dalam mengembangkan kemandirian anak, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengasuhan, serta menjelaskan upaya mengatasi hambatan tersebut di Panti Asuhan Yayasan Bakti 45 Sejahtera Kecamatan Lembang Bandung Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemandirian sebagai bekal anak dalam menjalani kehidupan sosial, khususnya bagi anak yang tinggal di panti asuhan dan tidak memperoleh pengasuhan secara langsung dari keluarga inti. Pengasuh memiliki peran penting sebagai pengganti orang tua dalam membimbing, mendidik, dan membentuk karakter anak agar mampu berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengasuh, pekerja sosial, dan anak asuh yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh berperan sebagai pembimbing, pendidik, pengawas, motivator, dan pengganti orang tua dalam mengembangkan kemandirian anak. Pengembangan kemandirian dilakukan melalui pembiasaan aktivitas sehari-hari, penanaman tanggung jawab, pemberian motivasi, arahan, serta keteladanan perilaku. Faktor pendukung meliputi kerja sama antar pengasuh, lingkungan panti yang kondusif, dukungan yayasan, serta program pembinaan yang terstruktur. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter anak, kurangnya kesadaran dalam menjalankan tanggung jawab, usia anak yang masih membutuhkan pendampingan, serta pengaruh pola asuh keluarga sebelumnya. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut antara lain memberikan arahan secara sabar dan konsisten, melakukan pendampingan personal, menggunakan pendekatan sesuai karakter anak, serta memberikan apresiasi atas perkembangan yang dicapai. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan yang terarah dan berkelanjutan berperan penting dalam membentuk kemandirian anak di panti asuhan. Kata Kunci: peran pengasuh, kemandirian anak, panti asuhan, pengasuh, kesejahteraan sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:40 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:40 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83755 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
