REPRESENTASI VIGILANTE JUSTICE DALAM SERIAL DEXTER SEASON 1 (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

Mahir, Rafi Imam (2026) REPRESENTASI VIGILANTE JUSTICE DALAM SERIAL DEXTER SEASON 1 (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi .pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Persetujuan.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover Skripsi Rafi.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1 .pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2 .pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (17kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi vigilante justice (main hakim sendiri) dalam serial televisi Dexter Season 1. Fenomena penegakan keadilan di luar supremasi hukum formal ini sering kali dikonstruksikan oleh media massa tidak sekadar sebagai bentuk kriminalitas jalanan, melainkan sebagai sebuah operasi sosial yang estetis dan beradab di tengah kelumpuhan sistem peradilan positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pisau bedah utama yang diaplikasikan adalah Semiotika Roland Barthes untuk membongkar tatanan denotasi, konotasi, dan mitos dalam 17 adegan (scene) utama, yang kemudian disilangkan secara integratif dengan Teori Konstruksi Realitas Sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann guna membedah dialektika eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi wacana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks media secara terstruktur berhasil menaturalisasi tindak kekerasan swasta melalui tiga lapis mitos: Mitos Kebutaan Institusional yang mendelegitimasi hukum negara, Mitos Superioritas Investigasi Swasta yang membenarkan pelanggaran prosedur formal, dan Mitos Predator Pelindung yang menyucikan status sang tokoh utama sebagai pahlawan tragis (tragic hero). Serial ini memanipulasi simpati khalayak melalui strategi kontras moral, menyandingkan kejahatan sang tokoh utama dengan sosok monster sosiopat murni. Kesimpulannya, serial Dexter Season 1 beroperasi sebagai medium indoktrinasi ideologis yang melembagakan dan membenarkan eksistensi keadilan jalanan sebagai sebuah kebutuhan absolut sekaligus pengorbanan eksistensial manakala aparatur negara terbukti gagal melindungi masyarakat dari kejahatan yang tidak tersentuh hukum. Kata Kunci: Vigilante Justice, Dexter Morgan, Semiotika Roland Barthes, Konstruksi Realitas Sosial, Representasi Media.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:17
Last Modified: 02 Jul 2026 07:17
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83746

Actions (login required)

View Item View Item