POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA-ANAK DALAM MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS PASUNDAN

FIRMANSYAH, TANGGUH PUTRA (2026) POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA-ANAK DALAM MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS PASUNDAN. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
3.ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2.LEMBAR PERSETUJUAN..pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1.COVER.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4.BAB I.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5.BAB II.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11.KATA PENGANTAR.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12.DAFTAR ISI.pdf

Download (153kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa FISIP Universitas Pasundan di era dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan Family Communication Patterns Theory (FCPT) yang berfokus pada dua dimensi utama, yaitu conversation orientation (orientasi percakapan) dan conformity orientation (orientasi kepatuhan). Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari mahasiswa FISIP Universitas Pasundan, orang tua mahasiswa, serta didukung oleh pandangan informan ahli dari bidang psikologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memahami dinamika dukungan kesehatan mental yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi conversation orientation, mahasiswa dan orang tua cenderung membangun keterbukaan yang tinggi melalui dialog dua arah yang rutin, di mana validasi emosional dari orang tua berperan sebagai stimulus utama dalam menciptakan rasa aman (secure attachment). Pada dimensi conformity orientation, perhatian keluarga lebih terfokus pada pemberian otonomi psikologis yang moderat, di mana aturan tetap dijaga namun tidak bersifat mengekang, sehingga mencegah timbulnya kemarahan terpendam (repressed anger). Penelitian ini menemukan bahwa pola komunikasi yang paling dominan adalah Pola Konsensual, yang berperan dalam membentuk ketahanan mental mahasiswa menjadi lebih stabil dan tangguh dalam menghadapi tekanan akademik. Dengan demikian, pola komunikasi interpersonal yang suportif di dalam keluarga berfungsi sebagai penyangga (buffer) yang krusial bagi kesejahteraan psikologis mahasiswa. Kata Kunci : Pola Komunikasi Interpersonal, Keluarga, Kesehatan Mental, Mahasiswa, FCPT.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:29
Last Modified: 01 Jul 2026 02:29
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83647

Actions (login required)

View Item View Item