DIRGA SAPUTRA, DEKRIT (2026) PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PELAKSANAAN PIDANA KEBIRI BAGI PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI TINJAU DARI ASPEK KEMANUSIAAN DAN KEADILAN. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Dekrit Dirga Saputra - 228040075.pdf Download (258kB) | Preview |
Abstract
Kejahatan seksual terhadap anak merupakan kejahatan yang sangat serius dan kompleks, dengan dampak multidimensi terhadap korban, baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Negara sebagai pemegang kewajiban utama dalam perlindungan HAM memiliki tanggungjawab untuk memastikan bahwa anak-anak terbebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual. Dalam konteks ini, Pemerintah Indonesia telah merespons melalui berbagai kebijakan hukum, termasuk pemberlakuan sanksi kebiri kimia sebagai salah satu bentuk hukuman tambahan terhadap pelaku kekerasan seksual anak yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020, namun dalam pelaksanaannya hukuman pidana kebiri masih menuai pro dan kontra, terutama dalam bingkai Hak asasi Manusia (HAM). Tujuan penulis dalam memberikan uraian ini adalah untuk menawarkan formula bagaimana pentingnya penerapan sanksi kebiri kimia yang tetap dan memperhatikan prinsip-prinsip hak asasi manusia
| Item Type: | Thesis (Thesis(S2)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S2-Ilmu Hukum 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 07:57 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 07:57 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83529 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
