Amelia Agustin, Amelia Agustin (2025) TINDAKAN HUKUM YANG DAPAT DILAKUKAN KELUARGA KORBAN TERHADAP OKNUM APARAT POLISI ATAS MENINGGALNYA TERDUGA TINDAK PIDANA DALAM PENANGANAN DI KEPOLISIAN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A.COVER.pdf Download (167kB) | Preview |
|
|
Text
F.BAB I.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text
G.BAB II.pdf Download (375kB) | Preview |
|
|
Text
H.BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (353kB) |
||
|
Text
I.BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (323kB) |
||
|
Text
J.BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
||
|
Text
K.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (232kB) | Preview |
Abstract
Pasal 33 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia secara tegas melarang penyiksaan dalam bentuk apapun, memberikan hak kepada tahanan untuk bebas dari penganiayaan fisik dan mental. Ditemukan kasus penganiayaan terhadap terduga tindak pidana, di Polresta Palu, tindakan penganiayaan diduga dilakukan oleh oknum polisi. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik mengkaji untuk memberikan pendapat hukum mengenai kualifikasi tindak pidana dan pelanggaran terhadap tugas dan fungsi kepolisian oleh oknum aparat Polresta Palu atas dugaan tindakan penganiayaan kepada terduga tindak pidana dalam penanganan di kepolisian, akibat hukum atas tindakan penganiayaan oknum aparat Polresta Palu terhadap tindak pidana dan pelanggaran tugas dan fungsi kepolisian, tindakan yang dapat dilakukan keluarga korban terhadap oknum aparat kepolisian atas tindak pidana dan pelanggaran tugas dan fungsi kepolisian dalam kasus penganiayaan kepada terduga tindak pidana dalam penanganan di kepolisian. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa penafsiran hukum atau interpretasi hukum merupakan proses pemberian makna dengan mengacu kepada aturan yang tercantum didalam undang-undang yang digunakan untuk memecahkan masalah hukum. Interpretasi gramatikal merupakan cara penafsiran istilah yang terdapat dalam Undang-Undang sesuai dengan tata Bahasa hukum yang berlaku. Interpretasi otentik merupakan cara penafsiran yang digunakan untuk melihat makna dari kata yang telat terdapat dalam Undang-Undang itu sendiri. Sedangkan, Interpretasi sistematis adalah cara untuk menafsirkan suatu peraturan perundang-undangan dan melihat setiap susunan pasal yang keterkaitan satu sama lain. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tindakan penganiayaan kepada terduga tindak pidana dalam penanganan di kepolisian yang diduga dilakukan oleh oknum aparat kepolian resort Palu dapat dikualifikasian sebagai tindak pidana penganiayaan berat dikarenakan korban sampai meninggal dunia serta dikualifikasikan sebagai pelanggaran terhadap tugas dan fungsi kepolisian berdasarkan kepada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Akibat hukum atas tindakan penganiayaan oknum aparat Polresta Palu terhadap tindak pidana dan pelanggaran tugas dan fungsi kepolisian adalah pertanggungjawaban secara hukum bagi oknum aparat Polresta Palu, oknum aparat dapat dipertanggungjawabkan secara pidana dan pertanggungjawaban hukum disiplin kepolisian melalui sidang etik dan berpotensi dikenakan sanksi berupa mutase bersifat demosi, penundaan kenaikan pangkat, penundaan pendidikan, penempatan pada tempat khusus, dan PTDH. Tindakan yang dapat dilakukan keluarga korban terhadap oknum aparat kepolisian atas tindak pidana dan pelanggaran tugas dan fungsi kepolisian dalam kasus penganiayaan kepada terduga tindak pidana dalam penanganan di kepolisian adalah keluarga korban dapat melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian, laporan ke Komnas HAM, mengajukan rapat dengan Komisi III DPR RI, dan melakukan praperadilan. Kata kunci : Pendapat Hukum, Penganiayaan, Kepolisian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 18 May 2026 02:15 |
| Last Modified: | 18 May 2026 02:15 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83290 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
