TRATEGI CAPACITY BUILDING PEMERINTAHAN DESA (STUDI KASUS DI DESA LEMBANG, KECAMATAN LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT)

HENDYANA, RADEN HENDI (2026) TRATEGI CAPACITY BUILDING PEMERINTAHAN DESA (STUDI KASUS DI DESA LEMBANG, KECAMATAN LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT). Disertasi(S3) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
R Hendi H Final.pdf

Download (346kB) | Preview

Abstract

Menurut pengamatan awal Peneliti, Desa Lembang tidak lebih maju dibanding rata-rata desa lain di Kabupaten Bandung Barat, padahal mempunyai sumber daya alam dan SDM yang relatif lebih baik. Peneliti berasumsi bahwa salah satu faktor utama penyebabnya adalah kelemahan kapasitas Pemerintah Desa dalam menyelenggarakan pemerintahan desa, terutama dalam pengembangan perekonomian dan pembangunan. Karena itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi kapasitasnya sekarang, kendala atau faktor-faktor apa yang mungkin menghambat kapasitasnya, dan bagaimana strategi untuk meningkatkan kapasitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Kerangka teori yang digunakan sebagai acuan dalam memandu penelitian dan dalam menganalisa hasil penelitian adalah teori Grindle mengenai kerangka analisis pengembangan kapasitas untuk sektor publik, yang terdiri dari 3 dimensi: SDM, organisasi, dan kelembagaan, berikut dengan beberapa indikator dari masing-masing dimensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas Pemerintah Desa Lembang kurang memadai pada ketiga dimensi terutama di bidang penyelenggaraan tugas non-administratif berupa pengembangan ekonomi dan pembangunan Desa. Banyak faktor penyebabnya, di antaranya yang paling utama adalah lemahnya status kepegawaian dan rendahnya insentif aparatur Desa, terbatasnya kewenangan dan insentif BPD, lemahnya kepemimpinan dan kuatnya pengaruh politik lokal Kepala Desa, rendahnya anggaran Desa, dan sangat terbatasnya otonomi 2 Pemerintah Desa. Dengan demikian, hulu dari permasalahan yang menyebabkan rendahnya kapasitas Pemerintah Desa Lembang sebenarnya terletak dalam dimensi kelembagaan berupa kelemahan dalam rejim ekonomi dan rejim politik dan juga dalam kebijakan dan regulasi mengenai SDM dan organisasi Pemerintah Desa Lembang, yang nyaris sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah supra desa. Karena itu, strategi yang paling tepat dilakukan adalah mereformasi peraturan perundang-undangan yang memperkuat otonomi Desa, meningkatkan anggaran transfer, dan menjamin transparansi penyelenggaraan pemerintahan Desa

Item Type: Thesis (Disertasi(S3))
Divisions: Pascasarjana > S3-Ilmu Sosial 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 09 May 2026 03:14
Last Modified: 09 May 2026 03:14
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83143

Actions (login required)

View Item View Item