PENGARUH SELF-DISCLOSURE TERHADAP TINGKAT STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FISIP UNIVERSITAS PASUNDAN ANGKAT 2022 Studi Kuantitatif Menggunakan Analisis Regresi Linier

Mahadewi, Elysha Azzahra (2026) PENGARUH SELF-DISCLOSURE TERHADAP TINGKAT STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FISIP UNIVERSITAS PASUNDAN ANGKAT 2022 Studi Kuantitatif Menggunakan Analisis Regresi Linier. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA 3.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 Bahasa.pdf

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II 2.pdf

Download (610kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I 2.pdf

Download (606kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Self-Disclosure terhadap Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir FISIP Universitas Pasundan Angkatan 2022”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana pengaruh pengungkapan diri (self- disclosure) dalam mereduksi tingkat stres akademik yang dialami oleh mahasiswa tingkat akhir di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif tingkat akhir FISIP Universitas Pasundan yang sedang menempuh skripsi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling melalui metode purposive sampling sebanyak 88 responden. Penelitian ini dilandasi oleh Teori Self- Disclosure dari Sidney Marshall Jourard, yang menekankan pentingnya keterbukaan informasi pribadi sebagai mekanisme koping dalam menghadapi tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-disclosure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat stres akademik mahasiswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,523 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Artinya, semakin tinggi tingkat keterbukaan diri atau self- disclosure yang dilakukan mahasiswa mengenai kendala akademiknya, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang dirasakan. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 23,5% menunjukkan bahwa variabel self-disclosure berkontribusi dalam menjelaskan variasi tingkat stres akademik, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi antarpribadi yang terbuka antara mahasiswa, rekan sejawat, dan dosen pembimbing sebagai upaya preventif terhadap kegagalan akademik akibat stres. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi institusi dalam mengoptimalkan sistem dukungan psikososial bagi mahasiswa tingkat akhir. Kata kunci: self-disclosure, stres akademik, mahasiswa tingkat akhir, FISIP Unpas, komunikasi antarpribadi.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 08 May 2026 08:59
Last Modified: 08 May 2026 08:59
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83135

Actions (login required)

View Item View Item