Annisa Rochman, Annisa Rochman (2024) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITUR ATAS SITA JAMINAN HARTA DEBITUR DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG GAGAL BAYAR (DEFAULT) DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A. COVER.pdf Download (67kB) | Preview |
|
|
Text
F. BAB 1.pdf Download (193kB) | Preview |
|
|
Text
G. BAB 2.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text
H. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (120kB) |
||
|
Text
I. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (132kB) |
||
|
Text
J. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (79kB) |
||
|
Text
K. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (94kB) | Preview |
Abstract
Pelaksanaan pemberian kredit yang dibebankan pada jaminan hak tanggungan realitanya tidak selalu berjalan dengan baik, fasilitas yang diberikan oleh kreditur kepada debitur mengalami permasalahan, debitur tidak memenuhi prestasinya yaitu ingkar janji (wanprestasi) mengakibatkan gagal bayar (default) yang mengharuskan kreditur untuk melaksanakan sita jaminan dan eksekusi harta benda karena kelalaian debitur, namun pada praktiknya proses pelaksanaanya terdapat kendala maka perlunya penerapan serta pemahaman yang konsisten. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis persoalan terkait pentingnya perlindungan hukum bagi kreditur agar mendapatkan kepastian hukum dalam perspektif dan ketentuan hukum perdata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis serta pendekatan yuridis normatif dengan asas-asas, norma hukum, perundang-undangan yang berlaku berkaitan pada penulisan. Penelitian ini dilakukan dua tahap yaitu kepustakaan guna mendapatkan data sekunder, primer dan tersier, serta lapangan sebagai penunjang kelengkapan proses penelitian objek yang berhubungan dengan penelitian. Menggunakan teknik wawancara, dianalisis secara yuridis kualitatif yang disusun secara sistematis dan konsisten terhadap gejala yang sedang dikaji. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pelaksanaan kredit yang dibebankan jaminan hak tanggungan telah terjadi wanprestasi atau gagal bayar sebagaimana debitur tidak memenuhi kewajibanya untuk pelunasan penuh dan debitur melakukan perlawanan. Perlindungan hukum terhadap kreditur agar mendapatkan kepastian hukum serta upaya penyelesaiannya dapat melalui dua jalur yang dapat ditempuh, Jalur non-litigasi melibatkan upaya seperti restrukturisasi kredit dan mediasi, apabila upaya non-litigasi tidak berhasil atau debitur menolak membayar kewajibannya, kreditur dapat beralih ke jalur litigasi melibatkan beberapa proses, sita jaminan yang dilanjutkan dengan lelang eksekusi melalui Pengadilan Negeri dan KPKNL. Berdasarkan KUHPerdata Pasal 1131 bahwa seluruh harta kekayaan debitur baik yang bergerak atau tidak bergerak menjadi pelunasan utangnya. Pihak perbankan juga dapat bertindak lebih tegas dalam hal pengosongan terhadap tanah atau bangunannya, maka kreditur akan mendapatkan hak serta keadilan. Perlindungan hukum merupakan aspek vital dalam menjaga stabilitas sistem perbankan. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kredit, Gagal bayar, Sita Jaminan
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2024 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 06 May 2026 04:49 |
| Last Modified: | 06 May 2026 04:49 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
