PENGARUH KUALIFIKASI GURU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DENGAN SELF-EFFICACY SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR (INTERVENING) (STUDI PADA SMKS NURUL HUDA SAGALAHERANG KOTA SUBANG)

Ihzaul Aulia, Reihana (2026) PENGARUH KUALIFIKASI GURU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DENGAN SELF-EFFICACY SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR (INTERVENING) (STUDI PADA SMKS NURUL HUDA SAGALAHERANG KOTA SUBANG). Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
REIHANA IHZAUL AULIA 228020063.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualifikasi guru dan motivasi kerja melalui self efficacy sebagai variable mediator, memberikan kontribusi sebagai validation research melihat fenomena work autonomy yang memberikan efek paradoksal dan mengusulkan variabel mediator baru. Perbedaan respons yang menyebabkan naik atau turunnya motivasi kerja, melandasi pentingnya self-efficacy dalam memediasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru. Terdapat sejumlah tipe penelitian (Sekaran & Bougie, 2020: 96); Tipe penelitian pertama berdasarkan strateginya dikategorikan sebagai penelitian studi kasus berfokus pada pengumpulan informasi pada objek yang spesifik, kejadian, atau aktivitas tertentu , Tipe penelitian kedua bedasarkan rentang keterlibatan penelitian dengan keterlibatan minimal dari penelitian. Data berasal dari kuesioner yang disebar, dimodifikasi, dan dianalisis tanpa dilakukan tindakan untuk mengubah nilai tertentu. Tipe penelitian ketiga terkait dengan tipe kedua dimana penelitian ini digolongkan ke dalam tipe noncontrived, artinya dengan peran minimal atau tidak ada keterlibatan peneliti. Tipe penelitian keempat adalah tipe individual mengacu pada entitas paling kecil yang menjadi fokus penelitian dalam sebuah penelitian. Responden yang dilibatkan adalah seluruh guru di SMKS Nurul Huda sejumlah 30 orang. Tipe penelitian kelima berdasarkan rentang waktu pengumpulan dikategorikan sebagai penelitian cross sectional atau one shot. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik dan metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak SEM-PLS (Structural Equation Modeling-Partial Least Square) sehingga pengukuran uji validitas dan reliabilitasnya menggunakan outer model pada fitur PLS Algorithm di Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi guru berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy (berkorelasi positif). Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai T statistik terhadap self-efficacy sebesar 2,397 > 1,96 dengan nilai p value sebesar 0,017 < 0,05. Artinya, kualifikasi yang dimiliki seseorang mampu meningkatkan rasa percaya diri guru dalam mengajar, melakukan inovasi metode pembelajaran, dan menjelaskan mata pelajaran kepada muridnya. Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy (berkorelasi positif). Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai T statistik terhadap self-efficacy sebesar 3,043 < 1,96 dengan nilai p value sebesar 0,002 < 0,05. Artinya, motivasi kerja mampu meningkatkan semangat, energi, dan sikap positif sehingga hal ini dapat mendorong rasa percaya diri guru dalam mengajar. Self-Efficacy berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (berkorelasi positif). Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai T statistik terhadap kinerja guru sebesar 46,287 > 1,96 dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Artinya, guru yang mempunyai self-efficacy yang tinggi akan lebih percaya diri dalam menyelesaikan pekerjaan tertentu dan menerima tantangan untuk mencapai tujuan tertinggi. Orang yang mempunyai kemampuan yang tinggi, jika didorong oleh self-efficacy yang tinggi akan mendorong orang tersebut untuk melakukan tindakan inovatif dan menghasilkan produktivitas yang tinggi. Hal tersebut diketahui dari nilai t- hitung kualifikasi guru sebesar 2,390 > 1,96 dengan p-value sebesar 0,017 < 0,05 dan t-hitung motivasi kerja sebesar 2,972 dengan p-value sebesar 0,003 < 0,05. Hal ini mencerminkan pentingnya self-efficacy agar kualifikasi guru dapat diwujudkan secara maksimal serta peran motivasi kerja yang dapat memberikan energi bagi self-efficacy guru.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Divisions: Pascasarjana > S2-Manajemen 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 06 May 2026 02:28
Last Modified: 06 May 2026 02:28
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83017

Actions (login required)

View Item View Item