Rigati, Haning Pratiwi (2026) UPAYA SWEDIA MELALUI CLIMATE POLICY FRAMEWORK DALAM MEMENUHI TARGET PARIS AGREEMENT. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Abstrak 3 Bahasa.pdf Download (162kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 2.pdf Download (270kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (385kB) | Preview |
|
|
Text
Cover.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (176kB) | Preview |
Abstract
Perubahan iklim telah menjadi salah satu isu paling mendesak dalam politik internasional, di mana negara-negara berupaya menerjemahkan komitmen global ke dalam kebijakan domestik. Swedia sebagai negara yang dikenal memiliki ambisi tinggi dalam isu iklim menjadi subjek yang menarik untuk diteliti, khususnya melalui Climate Policy Framework yang dibentuk sebagai instrumen utama untuk memenuhi target Paris Agreement. Namun, dalam periode 2021-2025, Swedia mengalami penurunan performa mitigasi perubahan iklim yang tercermin dalam indikator global seperti Climate Change Performance Index dan Environmental Performance Index, terutama setelah terjadinya perubahan koalisi pemerintahan pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain dan mekanisme implementasi Climate Policy Framework Swedia dalam kerangka pemenuhan target Paris Agreement, mengetahui penerapannya pada sektor-sektor utama, serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut untuk mencapai target mitigasi yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan riset dokumenter yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan dengan tiga pendekatan teoritis yang saling melengkapi, yaitu teori rezim lingkungan internasional dari Krasner untuk memahami pelembagaan komitmen Paris Agreement ke dalam struktur negara, teori kepatuhan dari Chayes dan Chayes untuk mengidentifikasi sumber-sumber hambatan implementasi yang mencakup ambiguitas rezim, keterbatasan kapasitas, dan dimensi temporal, serta konsep Ecostate Capacity dari Meadowcroft untuk menilai konsistensi kebijakan iklim lintas pemerintahan. Swedia memiliki desain kebijakan iklim yang kuat secara hukum dan kelembagaan, namun kekuatan desain tersebut tidak secara otomatis menjamin konsistensi penerapan. Penurunan performa mitigasi Swedia bukan menunjukkan ketidakmampuan negara, melainkan bahwa ritme kebijakan domestiknya sedang tidak sejalan dengan kecepatan yang dibutuhkan untuk memenuhi target Paris Agreement di tengah dinamika politik yang berubah. Kata Kunci: Swedia, Paris Agreement, Climate Policy Framework, Perubahan Iklim, Rezim Internasional
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | Mr Iwan Ridwan Iwan |
| Date Deposited: | 05 May 2026 06:17 |
| Last Modified: | 05 May 2026 06:17 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82970 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
