Dian Sinung Pramudito, Dian Sinung Pramudito (2025) PERTANGGUNG JAWABAN BAGI DEBITUR YANG MELAKUKAN WANPRESTASI PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN FIDUSIA DI PT. ASTRA FINANCE JAKARTA SELATAN DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANGUNDANG NOMOR 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A. COVER.pdf Download (116kB) | Preview |
|
|
Text
G. BAB 1.pdf Download (145kB) | Preview |
|
|
Text
H. BAB 2.pdf Download (158kB) | Preview |
|
|
Text
I. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (129kB) |
||
|
Text
J. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (141kB) |
||
|
Text
K. BAB 5.pdf Download (68kB) | Preview |
|
|
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (101kB) | Preview |
Abstract
Jaminan fidusia, sebagai salah satu bentuk jaminan yang penting dalam dunia keuangan dan pembiayaan, memiliki peran krusial dalam melindungi hak para pihak. Diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999, jaminan fidusia memberikan kepastian hukum atas pelunasan utang debitur. Namun, dalam praktiknya, kasus wanprestasi oleh debitur seringkali terjadi, seperti yang dialami oleh PT Astra Finance Jakarta Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh debitur dalam perjanjian kredit dengan jaminan fidusia, menganalisis pertanggungjawaban hukum debitur yang melakukan wanprestasi, serta mengkaji upaya-upaya penyelesaian yang dapat ditempuh dalam menghadapi wanprestasi pada perjanjian kredit dengan jaminan fidusia. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan penelitian hukum normatif, bahan-bahan hukum dilengkapi dengan analisis data primer,sekunder,tersier dan dari putusan pengadilan dan bahan-bahan hukum.Penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan pihak-pihak terkait, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai praktik dan permasalahan yang dihadapi dalam perjanjian kredit dengan jaminan fidusia kemudian analisis-analisis tersebut disajikan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian pada praktikum di PT Astra Finance menunjukkan bahwa wanprestasi dalam perjanjian kredit dengan jaminan fidusia dapat bervariasi bentuknya, mulai dari keterlambatan pembayaran cicilan hingga tidak adanya itikad baik untuk melunasi utang. Dampak dari wanprestasi yang dilakukan menjadi pertanggungjawaban hukum debitur yang melakukan wanprestasi meliputi kewajiban untuk membayar ganti rugi, serta risiko eksekusi jaminan fidusia. Upaya penyelesaian wanprestasi dapat dilakukan melalui berbagai cara litigasi dan non litigasi, seperti negosiasi, atau eksekusi jaminan fidusia melalui lelang atau penjualan di bawah tangan. Kata Kunci: Jaminan Fidusia, Wanprestasi, Perjanjian Kredit, Eksekusi Jaminan
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 02:31 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 02:31 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
