Imam Azkarafi, Azkarafi Imam, 220010003 (2026) HUBUNGAN LITERASI FISIK DAN TINGKAT KEBUGARAN MAHASISWA LAKI-LAKI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PASUNDAN. Skripsi(S1) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Cover.pdf Download (39kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 2.pdf Download (527kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (530kB) |
||
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
||
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (125kB) |
||
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (234kB) | Preview |
|
|
Text
Hasil Cek Turnitin.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (30kB) |
Abstract
Kebugaran jasmani merupakan indikator penting dari status kesehatan dan kapasitas fungsional, khususnya pada mahasiswa yang rentan terhadap gaya hidup sedentari akibat tuntutan akademik. Literasi fisik berkembang sebagai konstruk multidimensional yang mencakup motivasi, kepercayaan diri, kompetensi fisik, serta pengetahuan yang berkaitan dengan partisipasi dalam aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi fisik dan kebugaran jasmani pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 73 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Literasi fisik diukur menggunakan Adolescent Physical Literacy Questionnaire (APLQ), sedangkan kebugaran jasmani dinilai melalui Six-Minute Walking Test (6MWT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34% responden memiliki literasi fisik kategori baik dan 28% kategori sangat baik, sementara 15% berada pada kategori sedang, serta 0% responden berada pada kategori literasi fisik rendah maupun sangat rendah. Berdasarkan hasil pengukuran kebugaran jasmani, 70% responden berada pada kategori sangat baik dan 30% pada kategori baik, serta 0% responden berada pada kategori kebugaran sedang maupun sangat buruk. Analisis korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara literasi fisik dan kebugaran jasmani (ρ = 0,010; p = 0,933). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun mahasiswa kedokteran memiliki tingkat literasi fisik dan kebugaran jasmani yang relatif baik, literasi fisik saja belum tentu secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kebugaran jasmani tanpa keterlibatan yang konsisten dalam aktivitas fisik yang terstruktur dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | alone does not necessarily translate into improved physical fitness without consistent participation in structured and sustained physical activity |
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Profesi Kedokteran 2026 |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan FK |
| Date Deposited: | 12 May 2026 03:29 |
| Last Modified: | 12 May 2026 03:29 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
