Amanda Valentina Putri, Amanda Valentina Putri (2025) MENGKAJI EFEKTIVITAS REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A.COVER.pdf Download (20kB) | Preview |
|
|
Text
G.Rumusan Masalah.pdf Download (7kB) | Preview |
|
|
Text
H.Kerangka Teori.pdf Download (17kB) | Preview |
|
|
Text
I.Metode Penelitian.pdf Restricted to Repository staff only Download (11kB) |
||
|
Text
J.Pembahasan.pdf Restricted to Repository staff only Download (97kB) |
||
|
Text
K.Simpulan.pdf Restricted to Repository staff only Download (12kB) |
||
|
Text
L.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (136kB) | Preview |
Abstract
Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan multidimensi yang tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan individu, tetapi juga memengaruhi ketertiban sosial dan stabilitas hukum di masyarakat. Salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menanggulangi masalah ini adalah melalui rehabilitasi medis dan sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Namun, efektivitas pelaksanaan program rehabilitasi dalam menekan angka ketergantungan serta keberlanjutan pemulihan mantan pengguna masih menghadapi banyak hambatan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan dua permasalahan pokok, yaitu bagaimana efektivitas program rehabilitasi medis dalam mengurangi ketergantungan narkotika, serta bagaimana keberlanjutan pemulihan penyalahgunaan narkotika pasca mengikuti program rehabilitasi. Kerangka berpikir penelitian ini menggunakan beberapa teori, di antaranya Teori Ketergantungan Zat untuk menjelaskan gangguan adiksi, Teori Rehabilitasi Medis dan Sosial untuk menelaah proses pemulihan, Teori Perubahan Perilaku untuk memahami tahapan perubahan pengguna, Teori Dukungan Sosial untuk menganalisis peran lingkungan sekitar, serta Teori Kriminalitas dan Pencegahan untuk melihat implikasi hukum dan sosialnya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan studi kepustakaan terhadap regulasi, teori, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi medis melalui tahapan detoksifikasi, terapi farmakologis, dan psikososial efektif dalam menurunkan ketergantungan zat, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kepatuhan individu, dukungan keluarga, serta kebijakan pemerintah. Sementara itu, keberlanjutan pemulihan mantan pengguna narkotika masih menghadapi tantangan berupa stigma sosial, terbatasnya kesempatan kerja, dan minimnya layanan kesehatan mental pascarehabilitasi. Oleh karena itu, dibutuhkan integrasi yang lebih kuat antara rehabilitasi medis dan sosial serta kebijakan yang inklusif untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan dan menekan angka kekambuhan (relapse) di masyarakat. Kata Kunci: Rehabilitasi Medis, Rehabilitasi Sosial, Ketergantungan Narkotika, Pemulihan, Relapse
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 02:40 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 02:40 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82466 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
